Kas Berat, Modernland Tunda Bayar Obligasi Senilai Rp 150 M

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
07 July 2020 13:28
Jakarta Garden City

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten properti, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menyampaikan penundanaan pembayaran obligasi dengan nilai pokok Rp 150 miliar yang seharusnya jatuh tempo pada hari ini, Selasa, 7 Juli 2020.

Mengacu pengumuman yang disampaikan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), perseroan akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) yang salah satu agendanya membahas tanggal pelunasan

Obligasi Berkelanjutan I Modernland Realty Tahap I Tahun 2015 seri B. Obligasi itu memiliki tenor lima tahun dengan tingkat kupon 12,5 persen per tahun.


"Kami sampaikan bahwa pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan I Modernland Realty Tahap I Tahun 2015 seri B kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2020, ditunda," tulis KSEI, dalam pengumumannya, dikutip Selasa (7/7/2020).

CNBC Indonesia sudah mengonfirmasi mengenai gagal bayar obligasi ini kepada Investor Relations Department Head Modernland Realty Eliza Saliman, namun manajemen MDLN belum memberikan tanggapan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah lembaga pemeringkat memangkas peringkat rating MDLN. Salah satunya adalah Moody's Investor Service menurunkan peringkat Modernland Realty dari sebelumnya BBB menjadi Caa1 atau memiliki risiko kredit tinggi.

Pada saat yang sama, Moodys juga menurunkan peringkat surat utang senior yang diterbitkan Moderland Overseas Pte Ltd dan JGC Ventures Pte Ltd menjadi Caa1 dari sebelumnya BBB.

Senior Credit Officer Mood's, Jacintha Poh, menuturkan, penurunan peringkat ini mencerminkan ekspektasi kami bahwa arus kas Modernland akan turun sangat signifikan karena dampak dari pandemi Covid-19 yang menghantam industri properti.

"Sehingga perusahaan akan bergantung pada dana eksternal untuk memenuhi kebutuhan kas yang sedang berlangsung dan jatuh tempo utang pada tahun 2020 dan 2021," katanya, Selasa (23/6/2020), mengacu pada keterangan yang disampaikan.


[Gambas:Video CNBC]

(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading