Internasional

Perang Dagang: Kompetisi Berdalih Proteksi

Market - Arif Gunawan, CNBC Indonesia
13 October 2019 11:55
Foto: Infografis/ Kronologi perang dagang AS-China belum temukan titik terang/Aristya Rahadian Krisabella
Jakarta, CNBC Indonesia - Perang dagang memenuhi headlines banyak surat kabar asing beberapa bulan terakhir. Satu yang paling anyar adalah Perang Dagang antara Amerika Serikat dengan China. Pertama kali sejak Depresi Akbar (Great Depression), AS melancarkan Perang Dagang terhadap beberapa mitra utamanya, tapi perangnya terhadap China, terlihat amat sangat khusus.


Apa itu perang dagang?

Perang dagang adalah konflik terbuka antara dua negara di bidang ekonomi yang terjadi dengan memberlakukan tarif baru atau meningkatkan tarif yang sudah ada, atau memberlakukan hambatan perdagangan lain yang bersifat non-tarif guna menekan pihak lain untuk mengikuti agenda ekonomi-politik yang diharapkan.

Perang dagang biasanya dipicu oleh kebijakan proteksionisme yang bertujuan untuk melindungi produsen lokal, menciptakan lapangan pekerjaan di dalam negeri, dan menghukum negara lain karena praktik dagang negara tersebut tidak adil secara bisnis sehingga perlu diseimbangkan dengan pos tarif.

Kapan terakhir ada perang dagang?

Amerika Serikat (AS) terakhir kali mengalami perang dagang pada tahun 1929-1930, ketika dipimpin oleh Herbert Hoover. Saat itu, sang presiden berjanji "menumpas kemiskinan dari bangsa ini-atas seizin Tuhan." Presiden tersebut menuding imigran Meksiko sebagai biang jatuhnya ekonomi AS.

Lalu, dia menyerukan kebijakan "America First" dengan mengenakan tarif atas impor produk pertanian. Selanjutnya, dia meneken Smoot-Hawley Tariff Act yang mengenakan tarif atas 20.000 item impor yang memicu balasan oleh 23 mitra dagang utamanya. Petisi 1.028 ekonom untuk membatalkan rencana itu tak dipedulikannya, hingga AS kemudian jatuh ke resesi terbesar dalam sejarahnya yakni Great Depression, yang juga menekan pertumbuhan ekonominya hingga rata-rata -6% per tahun (1930-1933).

BERLANJUT KE HAL 2 >>>




(ags/sef)
1 dari 5 Halaman
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading