Dicecer BEI soal Bank Gojek, Begini Jawaban Bank Artos

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
04 October 2019 15:40
Manajemen PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) akhirnya buka suara.

Jakarta, CNBC Indonesia - Manajemen PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) akhirnya buka suara terkait dengan pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyusul dilakukan penghentian sementara (suspensi) saham Bank Arto mulai Jumat ini (4/10) setelah saham bank tersebut meroket tak wajar.

Saham ARTO terus melesat dalam beberapa hari terakhir, bahkan tiga kali mendekati level batas atas auto reject setelah terungkap kabar bank BUKU (bank umum kelompok usaha) I ini akan berubah menjadi Bank Gojek (GoBank) usai selesainya transaksi akuisisi oleh Jerry NG dan Patrick Walujo.

Secara year to date atau tahun berjalan, data BEI bahkan mencatat saham ARTO meroket hingga 1.046% di level Rp 2.110/saham sebelumnya akhirnya disuspensi hari ini dalam rangka cooling down.


Direktur Utama sekaligus Sekretaris Perusahaan Bank Artos, Deddy Triyana, mengatakan informasi bank tersebut berubah menjadi Bank Gojek ialah bukan dari perusahaan.

"Dalam pemberitaan di atas juga dikutip pernyataan Dirut MEI [PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia, pembeli Bank Artos] bahwa saat ini tidak ada rencana bagi Bank Artos nantinya untuk melakukan kerja sama eksklusif dengan platform teknologi atau ekosistem mana pun," tegas Deddy dalam surat jawaban kepada BEI, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (4/10).


Dalam surat tersebut, Deddy juga menjelaskan, sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham perseroan (akuisisi), pihaknya sudah menyampaikan informasi sesuai dengan pengumuman ringkasan rancangan pengambilalihan yang telah diumumkan oleh Bank Artos pada 22 Agustus 2019.

Adapun perubahan informasi dan pernyataan kembali atas ringkasan rancangan pengambialihan atau akuisisi tersebut juga sudah disampaikan kepada otoritas bursa pada 26 September 2019.

"Metamorfosis Ekosistem Indonesia atau MEI dan Wealth Track Technology [WTT] bermaksud untuk mengambialih saham yang mewakili tidak kurang dari 51% yang terdiri dari 37,65% akan diambilalih oleh MEI dan 13,55% akan diambil oleh WTT," jelasnya.

Dia mengatakan tidak terdapat informasi atau kejadian penting lain yang secara material dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, serta dapat mempengaruhi harg saham perusahaan selain penjelasan tersebut.

Pada sesi I Jumat ini, BEI akhirnya akhirnya menghentikan perdagangan sementara saham ARTO, karena peningkatan kumulatif saham perseroan yang signifikan dan tak wajar.



"Penghentian sementara perdagangan saham ARTO tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar mempertimbangkan secara matang keputusan investasi," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Lidia M Panjaitan di Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Dalam sepekan terakhir, harga saham ARTO tercatat melesat 142,53%. Mengacu data BEI, jika dihitung dari awal tahun hingga Kamis kemarin, harga saham ARTO meroket 1.046%.

Setelah diakuisisi Jerry Ng dan Patrick Walujo, Bank Artos dikabarkan akan berubah menjadi bank digital yang akan mengelola semua transaksi Gojek dan akan diubah menjad Bank Gojek.

Sumber CNBC Indonesia membisikkan Bank Artos nantinya jadi bank digital yang hanya memiliki sedikit kantor cabang fisik. Bank Artos akan menjadi bank yang menangani transaksi Gojek dan ditransformasikan menjadi Go Bank atau milik Gojek.

"Semua transaksi Gojek akan diurus oleh Gobank. Jadi biaya transaksi bisa ditekan tetapi pendapatan dari transaksi masuk ke Gojek. Transformasi ini akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan setelah core bisnis bank digital berjalan stabil," ujar sumber tersebut, seperti dikutip Kamis (3/10/2019).

Menanggapi kabar ini, Jerry Ng mengatakan Bank Artos akan terbuka peluang kolaborasi dengan berbagai ekosistem teknologi yang akan dapat merasakan manfaat dan kemudahan dari layanan perbankan digital.

"Namun demikian saat ini tidak ada rencana bagi Bank Artos nantinya untuk melakukan kerjasama eksklusif dengan platform teknologi atau ekosistem manapun," jelasnya kepada CNBC Indonesia.

Ini sosok penyelamat Bank Artos dari kerugian

[Gambas:Video CNBC]


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading