Cuma Rp 390 M, Laba Medco Milik Arifin Panigoro Anjlok 33%

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
03 August 2019 06:59
Harga Minyak Masih Menguat, Kok Laba Medco Anjlok?
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) sepanjang semester I-2019 mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan. Bagaimana tidak, laba bersih perusahaan mengalami penurunan signikan mencapai 32,76%.

Penurunan ini menjadi US$ 27,86 juta (Rp 390 miliar, asumsi kurs Rp 14.000/US$), dari laba bersih perusahaan di periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai US$ 41,44 juta (Rp 580,19 miliar).


Padahal pendapatan perusahaan mengalami kenaikan menjadi US$ 625,55 juta, naik dari 9,36% dari posisi pendapatan sepanjang semester I-2018 yang sebesar US$ 571,96 juta.


Perlu diketahui, harga minyak dunia WTI sejak awal tahun hingga akhir Juni 2019 telah mengalami penguatan 25,63%.

Turunnya laba bersih ini karena naiknya sejumlah biaya-biaya yang perlu dikeluarkan perusahaan sepanjang periode tersebut. Seperti naiknya biaya produksi dan lifting menjadi US$ 117,50 juta dari sebelumnya yang hanya sebesar US$ 86,43 juta.

Perusahaan juga mengalami penyusutan depresi dan amortisasi menjadi US$ 84,37 juta dari sebelumnya hanya sebesar US$ 53,85 juta. Selain itu, beban eksplorasi naik signifikan menjadi US$ 5,34 juta dari posisi US$ 1,87 juta di akhir Juni 2018.

CEO Medco Energi Roberto Lorato mengatakan pada periode tersebut perusahaan sudah berhasil mengakuisisi Ophir Energy plc yang sudah dikonsolidasikan sejak 1 Juni 2019.

"... Kinerja perusahaan saat ini sudah termasuk bulan pertama operasional Ophir di bawah kendali Medco Energi. Pengintegrasian aset dan organisasi Ophir sudah sangat maju dan kami membuat kemajuan yang baik dan terus meningkatkan portofolio Medco dan Ophir," kata Lorato dalam siaran persnya, Jumat (2/8/2019).



[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading