Mulai Jadi Tren Nih, "Kupinang Kau Dengan Saham .... "

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
20 July 2019 19:09
Mulai Jadi Tren Nih,
Jakarta, CNBC IndonesiaMemberi mahar untuk meminang kekasih pujaan kini tidak lagi sulit. Seiring dengan literasi investasi di Indonesia yang semakin meningkat, kini mulai marak tren memberikan mahar pernikahan dalam bentuk investasi saham

Misalnya, baru-baru ini, investor saham di Sumatra Utara menggunakan saham sebagai hadiah pernikahannya. Seperti pasangan Muhammad Fadhli Lubis dan Rizki Annisa.


Dikutip dari instagram @idx_sumut baru-baru ini Fadhli dan Rizki menggunakan saham 10 lot atau 1000 unit saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) sebagai mahar atau hadiah pernikahan mereka pada 13 Juli lalu di kota Padang Sidempuan, Sumatra Utara.


Situs NU.or.id menjelaskan mahar adalah hak istri berupa harta yang wajib dibayarkan oleh suami saat akad nikah.


Sontak kabar ini pun direspons positif oleh para netizen di Instagram. Foto pernikahan dengan piagam portofolio pasangan tersebut pun di-likes 400 orang. Komentarnya pun beragam.

Lagi Tren Nih, Foto: Pernikahan Rizki Annisa, S.TP & Muhammad Fadhli Lubis S.Kom dengan hadiah pernikahan 10 lot saham mayora (MYOR). (dok. Instagram @idx_sumut)

Misalnya @jordymhmd "MYOR keren sih, tapi lagi downtren :"

Ada lagi @amandayougi, "cari calon nnt yg dari investor atau yg ngerti investasi sepertinya menarik, nggk ribet maharnya..."


Fadli dan Rizki sebenarnya bukanlah yang pertama menggunakan saham sebagai mahar. Ada juga pasangan di Jambi yang menggukan mahar saham. Dalam akun instragram @idx_jambi disebutkan, ini merupakan pasangan yang keempat melakukan hal yang sama.

Saham yang digunakan pasangan ini sebagai mahar adalah 1 lot atau 100 unit saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). 


"Yang menarik lainnya adalah sang istri juga mendapatkan keuntungan yg dibagikan perusahaan kepada pemegang sahamnya sesuai kepemilikannya, dan mereka baru dapet dividen nih dari mahar saham yg mereka beli yakni 1 lot PT Unilever Indonesia Tbk, dan harga nya sudah naik loh semenjak dibeli sahamnya," sebut akun @idx-jambi. 

Lagi Tren Nih, Foto: Erwin Febriansyah (Direktur Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu) dan dr. Nekky Sulastri melangsungkan akad nikah dengan mahar saham Telkom senilai 21 lot yang dicetak melalui Phintraco Sekuritas. (dok. Instagram @idx_bengkulu)

Selain itu, dikutip dari akun media sosial Instagram IDX Channel, ada juga Erwin Febriansyah yang bekerja sebagai Direktur Galeri Investasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan Nekky Sulastri yang melangsungkan akad nikah dengan mahar saham Telkom senilai 21 lot yang dicetak melalui Phintraco Sekuritas.

Juga, pasangan Agus Priyono dan Asmita Hadriani yang menikah dengan mahar 5 gr Emas Antam dan Saham PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), serta Rikki Fendy yang meminang kekasihnya dengan mahar 5000 Lembar saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).


Kalau masih ragu kasih mahar boleh pakai saham atau tidak, ini ada penjelasannya nih.

Menurut Jaih Mubarok, Wakil Ketua Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), mahar yang diberikan suami kepada istri boleh saja berupa uang, jasa, benda dan turunannya. Paling penting, mahar ini nantinya bisa dipindahkan kepemilikannya.


"Jadi bentuknya bisa manfaat. Makanya saham boleh karena turunan dari barang dan uang, jadi saham boleh," kata Jaih kepada CNBC Indonesia, Kamis (18/7/2019).

Lagi Tren Nih, Foto: Pernikahan Riki Fendi dengan mahar 5000 Lembar saham Sidomuncul (SIDO). (dok. instagram @rq_fendy)

Menurut dia, memang menjadikan saham sebagai mahar ada plus dan minusnya, sama seperti barang lainnya. Sebuah barang bisa berharga di satu tempat, namun tidak berharga di tempat lain. Atau bahkan mengalami penurunan nilai dari sewaktu mahar tersebut diberikan.

"Misalnya saja maharnya rumah, properti kan harganya naik terus. Tapi kalau di depan rumah itu ada jalan layang atau semacamnya kan bisa mengurangi harga rumah itu," jelas dia.


Hal yang sama juga akan terjadi pada saham. Sama dengan prinsip investasi, menjadikan saham sebagai mahar juga tak terlepas dari adanya risiko fluktuasi harga.

"Jadi harus memiliki nilai dan bisa dipindahtangankan. Karakternya sama (dengan jenis barang lain). Tidak boleh diminta lagi oleh si suami dan yang penting istri sadar akan risikonya," tambah dia.


Nah, dengan semakin maraknya meminang dengan saham, yuk jangan mau kalah! Mulai nabung saham untuk meraih impian masa depan.

Simak video tentang saham di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading