Internasional

Jerman, Motor Ekonomi Eropa yang Kian Loyo

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
08 April 2019 16:18
Jerman, Motor Ekonomi Eropa yang Kian Loyo
Berlin, CNBC Indonesia - Impor dan eksporĀ Jerman tercatat turun pada Februari, menurut data resmi, Senin (8/4/2019). Laporan itu sejalan dengan serangkaian pembacaan data ekonomi yang lemah dari kuartal pertama.

Impor Jerman tercatat amblas 1,6% secara month-on-month, menjadi 92,3 miliar euro (US$ 103,6 miliar). Sementara itu ekspor turun lebih lambat hingga 1,3% menjadi 110,9 miliar, menurut otoritas statistik federal Destatis. Angka itu telah disesuaikan dengan efek musiman dan kalender.

Tetapi ada sedikit kelegaan bagiĀ negara motor ekonomi Eropa itu karena penurunan impor yang lebih cepat berarti surplus perdagangannya naik 200 juta euro, mencapai 18,7 miliar euro.

Surplus perdagangan adalah indikator yang diawasi ketat untuk ekonomi Jerman, yang lebih terekspos pada perdagangan luar negeri daripada banyak negara yang sebanding, mengutip AFP.


Perdagangan global juga telah melambat kembali dalam beberapa bulan terakhir dan membebani kinerja industri Jerman.

Perdagangan telah dirugikan berbagai faktor, termasuk lambatnya kemajuan dalam pembicaraan dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China, perlambatan ekonomi China, ancaman tarif impor mobil Gedung Putih terhadap Uni Eropa (UE), risiko Brexit tanpa kesepakatan, dan perlambatan di pasar negara berkembang.

"Tampaknya ada terlalu banyak tantangan dalam perdagangan global yang harus dihadapi sektor ekspor Jerman," jelas ekonom Carsten Brzeski dari bank ING.

Namun demikian, penurunan nilai tukar euro, pulihnya perdagangan global, dan janji berulang Presiden AS Donald Trump tentang kesepakatan dagang yang akan segera terjadi dengan China akan berarti ada "beberapa perbaikan segera terjadi," tambahnya.




(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading