Belum Sampaikan Laporan Keuangan, Ini Penjelasan AISA

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
10 January 2019 13:26
Belum Sampaikan Laporan Keuangan, Ini Penjelasan AISA
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) di bawah kepemimpinan manajemen baru menyatakan masih belum bisa menyampaikan laporan keuangannya sejak kuartal I tahun lalu. Hal ini karena adanya kendala transisi dari manajemen lama ke manajemen baru yang saat ini dinilai belum proper.

Direktur Utama TPS Food Hengky Koestanto mengatakan masih belum mendapatkan transisi kepengurusan secara proper dari direksi lamanya. Hal ini berhubungan dengan akses data, laporan keuangan dan data keuangan lainnya milik perusahaan yang akan digunakan untuk menyusun laporan keuangannya.

"... Perusahaan mengalami kendala-kendala yang sangat berarti mengingat saat ini manajemen baru masih belum mendapatkan transisi secara proper dari direksi lama ...," tulis Hengky dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip CNBC Indonesia, Kamis (10/1).

Menurut dia, saat ini pihaknya masih belum mendapatkan akses penuh untuk data-data perusahaa, laporan keuangan dan data Keuangan lainnya yang akan digunakan untuk menyusun restatement laporan keuangan 2017 dan laporan Keuangan tahunan 2018.


Adapun jajaran direksi baru yang dipimpin oleh Hengky, beberapa waktu lalu telah melakukan somasi kepada direksi lama yang dipimpin oleh Stefanus Joko Mogoginta lantaran belum memberikan dokumen-dokumen perseroan yang diperlukan oleh jajaran manajemen yang baru.

Hengky mengharapkan kerja sama dari pihak direksi sebelumnya untuk mengindahkan somasi tersebut dan segera menyerahkan dokumen dan data perusahaan.

Karena belum menyampaikan laporan keuangannya selama satu tahun terakhir, BEI akhirnya memberikan notasi khusus ke ticker saham AISA dengan notasi L (belum menyampaikan laporan keuangan) dan P sebab adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

Sebagai tambahan informasi, AISA resmi menunjuk jajaran direksi dan komisaris baru pada RUPSLB yang digelar pada 22 Oktober 2018. Rapat ini menyetujui pengangkatan Hengky Koestanto sebagai Direktur Utama Perseroan yang baru, menggantikan jajaran Direksi lama yang dipimpin oleh Stefanus Joko Mogoginta.

[Gambas:Video CNBC] (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading