Disuspensi 2 Tahun, Besok Saham AISA Diperdagangkan Lagi

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
30 August 2020 12:59
Tiga Pilar Sejahtera Food (CNBC Indonesia/Houtmand P. Saragih)

Jakarta, CNBC Indonesia - Para investor pasar modal Indonesia sedang ramai membicarakan soal surat keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) soal pencabutan suspensi atau perdagangan sementara saham PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA). Benarkah?

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa mulai 31 Agustus 2020, BEI memutuskan untuk mencabut suspensi sementara perdagangan efek di seluruh pasar sesi I perdagangan efek.

Lantas benarkah informasi ini? CNBC Indonesia mencoba mengkonfirmasi ini kepada Sekretaris Perusahaan Tig Pilar Michael Hadilaya dan ia membenarkan surat tersebut. "Benar," ujarnya singkat kepada CNBC Indonesia melalui layanan perpesanan WhatsApp, Minggu (30/8/2020).


Informasi saja, BEI melakukan suspensi terhadap saham AISA sejak Juli 2018. Suspensi ini terkait dengan gagal bayar bunga obligasi dan sukuk ijarah PTS Food yang diterbitkan 2003.

Agar suspensi saham ini dibuka kembali, Tiga Pilar memenuhi dua permintaan BEI. Yakni, melakukan publik ekspose insidentil terkait kondisi keuangan dan operasional perusahaan serta menyampaikan laporan harga wajar saham perusahaan yang dilakukan oleh tim independen yang terdaftar di OJK.

Menurut penilaian kantor jasa penilaian publik Suwendho Rinaldy & rekan, nilai pasar wajar saham AISA pada 31 Desember 2019 adalah Rp 558,68 miliar atau setara dengan Rp 173,58 per lembar saham.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading