Begini Dampak Tsunami Selat Sunda Pada Krakatau Steel

Market - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
26 December 2018 16:38
Begini Dampak Tsunami Selat Sunda Pada Krakatau Steel
Jakarta, CNBC IndonesiaTsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) pekan lalu tidak berdampak pada fasilitas maupun aset yang dimiliki PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS). Hal ini dikonfirmasi oleh Corporate Communications Krakatau Steel, Suriadi Arif.

"Tsunami tidak berimbas ke KRAS sehingga operasional tidak terganggu," ujar Arif melalui pesan singkat kepada CNBC Indonesia, Rabu (26/12/2018).

Arif menambahkan, tidak ada kerusakan berarti di pelabuhan Cigading, Banten yang dikelola anak usaha KRAS, Krakatau Bandar Samudera, karena tsunami tidak menjangkau tempat tersebut.


"Pelabuhan [Krakatau Bandar Samudera] juga tidak terdampak karena tsunami tidak menjangkau fasilitas kita, termasuk KBS," jelas Arif lebih lanjut.

Sementara itu, korban tewas akibat tsunami Selat Sunda kembali bertambah. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pada H+4 bencana, jumlah korban tewas tercatat 430 orang, bertambah satu orang dibandingkan hari sebelumnya.

BNPB melaporkan, sebanyak 1.495 orang luka-luka dan 159 orang masih dinyatakan hilang. Kemudian jumlah pengungsi mencapai 21.991 orang.

Adapun kerusakan fisik meliputi 924 unit rumah, 73 penginapan/hotel/vila, 434 perahu, 24 mobil, 41 motor, dan fasilitas publik seperti pelabuhan/dermaga yang juga rusak.

"Data yang kami sampaikan adalah data sementara. Kemungkinan besok bertambah," kata Sutopo dalam konferensi pers di kantornya hari ini.

[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading