Pindah ke RI, Pegatron si Perakit iPhone Gandeng Sat Nusa

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
07 December 2018 12:41
Pindah ke RI, Pegatron si Perakit iPhone Gandeng Sat Nusa Foto: Ist
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) menyampaikan mendapat kontrak dari Pegatron Corporation, yang merupakan perusahaan perakit produk-produk Apple. Namun perseroan belum menyebutkan nilai kontrak yang didapat dari perusahaan tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS) membuat produk yang dibuat di China dikenakan tarif tambahan jika dijual di AS.

"Ini membuat perusahaan (Pegatron) hengkang dari China dan masuk ke Indonesia," kata Direktur Utama Sat Nusapersada Abidin Fan, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin (3/12/2018).


Bentuk kerja sama yang akan dilakukan kedua belah pihak yaitu, Sat Nusa akan merakit berbagai produk elektronik yang akan diekspor ke AS.

Kemarin sudah tersiar kabar dari Nikkei Asian Review bahwa perusahaan perakit ponsel pintar (smartphone) iPhone, Pegatron, telah memilih Indonesia sebagai negara tujuan diversifikasi pertama manufakturnya keluar dari China di tengah ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing.

Pabrikan elektronik yang berbasis di Taiwan itu sedang mempersiapkan mengalihkan produksi produk non-iPhone yang terkena tarif impor AS ke sebuah pabrik yang disewa di Batam dalam enam bulan ke depan.

Sumber yang mengetahui tentang rencana itu mengatakan produk yang termasuk set-top kotak dan perangkat pintar lainnya menyumbang hampir US$ 1 miliar (Rp 14 triliun) dalam pendapatan tahunan perusahaan. Investasi itu akan dimulai bulan ini, dengan produksi penuh diperkirakan terjadi pada pertengahan 2019, kata narasumber itu.

Langkah Pegatron menggarisbawahi tekanan yang terus meningkat pada banyak produsen yang telah melebarkan sayapnya di China dalam beberapa tahun terakhir. Sekarang mereka mendapati bisnisnya terhimpit oleh ketegangan perdagangan, meningkatnya upah, dan kekurangan tenaga kerja.

Beberapa perusahaan lain yang baru-baru ini juga mengindikasikan rencana untuk mengalihkan produksi non-Apple dari China, di antaranya saingan Pegatron, Wistron, pembuat Apple Watch Quanta Computer and Compal, dan pembuat AirPods Inventec.

Keputusan Pegatron untuk melakukan diversifikasi keluar dari China tidak akan berubah meskipun telah terjadi gencatan senjata baru-baru ini antara para pemimpin China dan AS pada pertemuan G-20 akhir pekan lalu, kata sumber itu. (hps/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading