Jadi Perakit Apple, Harga Saham Sat Nusa Melesat 7,83%

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
07 December 2018 13:46
Jadi Perakit Apple, Harga Saham Sat Nusa Melesat 7,83% Foto: kolektor apple (REUTERS/Leonhard Foeger)
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) melesat pada perdagangan sesi I, setelah perseroan menandatangi kontrak dari Pegatron Corporation yang merupakan perusahaan perakit produk Apple.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham PSTN naik 7,83% ke level Rp 620/saham. Volume perdagangan tercatat mencapai 264 ribu unit saham senilai Rp 155,29 juta.

Harga saham Sat Nusa dari awal tahun hingga hari ini tercatat sudah naik 231,55%. Sempat menyentuh level harga tertinggi tahun ini di level Rp 650/saham.

Sat Nusa daalam keterbukaan informasi menyampaikan, menyampaikan sudah mendapat kontrak dari Pegatron Corporation, yang merupakan perusaan perakit produk-produk Apple. Namun perseroan belum menyebutkan nilai kontrak yang didapat dari perusahaan tersebut.


Perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS) membuat produk Apple yang dibuat di China dikenakan tarif tambahan jika di jual di AS. "Ini membuat perusahaan (Pegatron) hengkang dari China dan masuk ke Indonesia," kata Direktur Utama Sat Nusapersada Abidin Fan, dalam keterbukaan informasi yang disampaiakan, Senin (3/12/2018).

Bentuk kerjasama yang akan dilakukan kedua belah pihak yaitu, Sat Nusa akan merakit berbagai produk elektronik yang akan di ekspor ke AS.

Kemarin sudah tersiar kabar dari Nikkei Asian Review bahwa perusahaan perakit ponsel pintar (smartphone) iPhone, Pegatron, telah memilih Indonesia sebagai negara tujuan diversifikasi pertama manufakturnya keluar dari China di tengah ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing.

Pabrikan elektronik yang berbasis di Taiwan itu sedang mempersiapkan mengalihkan produksi produk non-iPhone yang terkena tarif impor AS ke sebuah pabrik yang disewa di Batam dalam enam bulan ke depan. (hps/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading