Go-Jek Pertimbangkan Rencana Dual Listing

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia 05 March 2018 13:27
Go-Jek Pertimbangkan Rencana Dual Listing
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek Indonesia) mempertimbangkan untuk melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) di dua negara, salah satunya Indonesia. Rencana IPO tinggal menunggu waktu yang pas, karena Bursa Efek Indonesia sudah menyesuaikan sejumlah regulasi yang memudahkan perusahaan start up untuk IPO.

President Go-Jek Indonesia Andre Soelistyo mengatakan perusahaan mengharapkan ke depan para mitra dan driver yang sudah bergabung dengan perusahaan dapat juga menjadi pemegang saham setelah Go-Jek resmi IPO.

"Awalnya di Indonesia, tapi kalau bisa dual listing atau. Makanya cari arahan (ke BEI) buat make it happen. Kalau negara kedua mungkin yang lebih mengerti emerging market seperti apa karena kan market harus well educated makaya harus tapi tidak tahu ke negara mana," kata Andre di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (5/3).


Menurut dia, saat ini regulasi yang ditetapkan oleh BEI sudah mendukung perusahaan untuk bisa IPO. Meskipun belum mencatatkan laba, namun kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan sudah menjadi salah satu cara perusahaan untuk IPO.


Dia menyebutkan satu-satunya kendala bagi Gojek Indonesia dan beberapa unicorn start up teknologi untuk IPO adalah kendala waktu. Menurut Andre saat ini perusahaan masih sangat muda sehingga perlu persiapan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang sudah matang.

"Persiapannya kan kamu lihat saja perusahaan di Indonesia yang umurnya baru tuga tahun mau IPO kan hampir tidak ada. Makanya itu mau dipertimbangkan sampai matang cuma kan harus balik lagi reporting, governance, pembukuan, business modelnya harus dipersiapkan supaya begitu IPO sudah baik," jelas dia. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading