Setan Merah Berdarah! Rugi Rp 441 M, Utang Bengkak ke Rp 9 T

Lifestyle - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
22 October 2020 06:30
Soccer Football - FA Cup Final - Chelsea vs Manchester United - Wembley Stadium, London, Britain - May 19, 2018  Manchester United fan waves a flag before the match  REUTERS/Andrew Yates

Jakarta, CNBC Indonesia - Klub sepakbola asal Inggris, Manchester United, tengah menunjukkan performa yang bagus di lapangan. Setan Merah berhasil menang dalam dua laga terakhir.

Di kancah Liga Primer musim 2020/2021, anak asuh Manajer Ole Gunnar Solskjaer menggulung tuan rumah Newcastle United 1-4 akhir pekan lalu. Kemenangan ini diraih setelah United tertinggal terlebih dulu.

Lalu di laga perdana Liga Champions Eropa musim 2020/2021, Harry Maguire dan kolega menang atas Paris St Germain (Prancis) dengan skor 1-2. Harap dicatat, PSG adalah finalis musim sebelumnya.


Namun konsistensi United masih perlu diuji. Akhir pekan ini United akan menjamu Chelsea di Stadion Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer. Tiga angka akan sangat berarti bagi United yang kini menghuni peringkat 15.

Di tengah kegembiraan atas dua kemenangan beruntun, terselip kabar yang kurang sedap. Ini bukan dari lapangan, melainkan di laporan keuangan.

Pada tahun fiskal 2020 yang berakhir 30 Juni, United membukukan kerugian GBP 23,2 juta atau sekira Rp 441,17 miliar (GBP 1=Rp 19.015,835 sesuai kurs tengah transaksi Bank Indonesia 21 Oktober). Anjlok dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat untung GBP 18,9 juta (Rp 359,39 miliar).

United Merugi, Utang Membengkak
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading