Ini Tips Cuan Investasi dari Pria dengan 32 Gelar Akademis

Lifestyle - Lynda Hasibuan , CNBC Indonesia
02 September 2019 12:10
Ini Tips Cuan Investasi dari Pria dengan 32 Gelar Akademis Foto: Welin Kusuma (Lynda Hasibuan)
Jakarta, CNBC Indonesia - Nama Welin Kusuma mulai hangat dibicarakan karena memiliki 32 gelar akademis di usia 38 tahun.

Pria asal Kendari kini menekuni profesi sebagai konsultan pajak, pengajar private, pembicara motivasi, dan trader sekaligus. Sementara, investasi adalah hobi yang ia geluti sejak duduk di bangku kuliah. Meskipun sempat terhenti di 2012.

"Jadi trader dari mahasiswa sudah mulai, sempet berhenti tahun 2012. Dari kampus dapat infonya. Modal pertama kali Rp 5 juta cuannya enggak banyak 2 persen," kata Welin kepada CNBC Indonesia, Jumat pekan lalu.


Ini Tips Cuan Investasi dari Pria dengan 32 Gelar AkademisFoto: Welin Kusuma (Lynda Hasibuan)




Lantaran memang menyukai hal dan informasi baru, dia pun kepo dengan mengambil sertifikasi di bidang pasar modal. Beberapa diantaranya seperti, Wakil Manajer Investasi (WMI) - Panitia Standar Profesi Pasar Modal 2007, Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE)-Panitia Standar Profesi Pasar Modal 2008, Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE), Panitia Standar Profesi Pasar Modal 2009, dan Certified Securities Analyst (CSA) - Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal 2018.

Dia mengaku bahwa setiap bulannya melakukan top up dari gaji utamanya sebanyak 50 persen. Dana itu dia masukan dalam Rekening dana investor (RDI).

Dalam melihat pergerakan saham, Welin mengaku sangat konservatif. Menurutnya tak perlu membeli saham dengan dengan indeks LQ 45  karena kenyataanya di luar itu banyak yang memberi cuan asalkan dianalisis dengan benar.

"Kalau saya enggak harus LQ 45 saya analisis secara fundamental bagus. Tapi sebelumnya saya harus saya kenal dan analisis. Kalau saya beli 70 persen dari RDI kalau pasar buruk saya tarik," papar dia.

Berbicara keuntungan, dia mengaku mendapatkan return 5 persen dalam sebulan yakni Rp 10 juta an. Keuntungan itu pun tak dia tarik melainkan dia kembalikan lagi pada RDI karena dia sudah memiliki berbagai investasi, seperti kendaraan dan properti.

"Return sebulan dapat  5 persen kisaran Rp 10 juta keatas. Kalau saya main saham jadi sambilan bisa jadi pemasukan lain. Keuntungan saya kembalikan ke RDI soalnya sudah cukup untuk biaya sehari-hari dan saya jadikan ini uang tak terduga karena rumah sudah lunas, mobil juga. Saya belum pernah ngambil karena belum ada keperluan besar," ungkap dia.

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading