Toko Sephora di AS Ramai-ramai Tutup, Ada Apa?

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
03 June 2019 - 12:29
Toko Sephora di AS Ramai-ramai Tutup, Ada Apa?
Jakarta, CNBC Indonesia - Peritel kecantikan Sephora yang merupakan bagian dari grup merek mewah naungan LVMH mengatakan akan menutup semua toko, pusat distribusi, dan kantor perusahaannya di Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu (5/6/2019).

Hal ini dilakukan untuk memberi karyawannya pelatihan mengenai keragaman menyusul insiden rasial yang melibatkan penyanyi peraih nominasi Grammy Award, SZA.

Penyanyi R&B itu pada April mengatakan dirinya diperlakukan secara rasis di sebuah toko Sephora di Calabasas, California.


"Kami telah diberitahu tentang insiden di toko Calabasas kami dan selain menghubungi langsung SZA, kami sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut tentang insiden tersebut untuk mengambil langkah selanjutnya," kata Emily Shapiro, juru bicara Sephora, kepada Reuters.


"Kami menanggapi keluhan seperti ini dengan sangat serius, membuat profil berdasarkan ras tidak ditoleransi di Sephora," lanjutnya.

SZA mengatakan seorang karyawan Sephora yang ia identifikasi sebagai "Sandy" memanggil petugas keamanan untuk memastikan bahwa penyanyi itu tidak mencuri di toko karena memiliki penampilan yang tidak meyakinkan atau berkulit hitam.

"Kami sudah berbicara panjang. Anda mendapat hari yang diberkati Sandy," kata SZA dalam sebuah posting di Twitter.

Shapiro mengatakan penutupan Sephora bukanlah respons terhadap satu peristiwa, namun sebagai perencanaan untuk seminar inklusivitas yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Selain itu, kampanye yang lebih umum yang disebut 'We Belong to Something Beautiful' telah berlangsung, setidaknya selama satu tahun.

Toko Sephora di AS Ramai-ramai Tutup, Ada Apa?Foto: Sephora di Manhattan. (Foto: REUTERS/Carlo Allegri/File Photo)

Pemilik Louis Vuitton, LVMH, berbasis di Paris, Prancis.

SZA sendiri merupakan peraih nominasi Grammy yang juga berkolaborasi dengan Kendrick Lamar di lagu "All the Stars" untuk film blockbuster "Black Panther."

Setelah tweet SZA dan insiden itu, ulasan di Google untuk toko Calabasas itu mendadak ramai. Banyak pengguna mengkritik Sephora atas insiden tersebut.

Toko Sephora di AS Ramai-ramai Tutup, Ada Apa?Foto: Penyanyi SZA (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)

Pelatihan yang dilakukan Sephora itu terjadi sekitar setahun setelah Starbucks menutup 8.000 toko di seluruh Amerika Serikat untuk pelatihan anti-bias. Ini terjadi setelah seorang manajer kafenya di Philadelphia menelepon polisi dan mengakibatkan penangkapan dua pria kulit hitam yang sedang menunggu seorang teman. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading