Orang Terkaya Dunia Diperas, Foto Mesranya Akan Disebar

Lifestyle - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
10 February 2019 15:33
Orang Terkaya Dunia Diperas, Foto Mesranya Akan Disebar
Washington, CNBC Indonesia - CEO Amazon Jeff Bezos menuduh pemilik National Enquirer mencoba memerasnya dengan mengancam akan menerbitkan "foto-foto intim" yang diduga ia kirim ke pacarnya.

Tuduhan yang Bezos tulis dalam sebuah postingan blog adalah babak terbaru dalam drama selama seminggu yang telah membawa kehidupan pribadi orang terkaya di dunia itu kembali menjadi sorotan. Hal ini juga mendorongnya lebih dalam ke pertempuran dengan tabloid terkemuka di Amerika Serikat (AS), National Enquirer, yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan presiden negara itu.



"Tentu saja saya tidak ingin foto-foto pribadi dipublikasikan, tetapi saya juga tidak akan berpartisipasi dalam praktik pemerasan, keberpihakan politik, serangan politik, dan korupsi," tulis Bezos, dilansir dari Reuters, Minggu (10/2/2019).


"Saya lebih suka berdiri, membongkar semua ini, dan melihat apa yang ada di baliknya."

American Media Inc (AMI), pemilik National Enquirer, tidak segera merespons permintaan untuk berkomentar.

Bulan lalu, Bezos dan istrinya mengumumkan perceraian mereka setelah 25 tahun menikah. Pada hari yang sama, National Enquirer menggembar-gemborkan akan mempublikasikan dugaan pesan teks antara Bezos dan Lauren Sanchez, seorang mantan news anchor televisi yang diduga berkencan dengan bos Amazon itu.

Orang Terkaya Dunia Diperas, Foto Mesranya Akan DisebarFoto: Jeff Bezos pendiri pasar online Amazon (REUTERS/Jason Redmond)

Tak lama setelah itu, Bezos membuka penyelidikan atas kebocoran yang dipimpin oleh Gavin de Becker, seorang konsultan keamanan lama dan mantan pegawai Presiden AS Ronald Reagan. De Becker kemudian memberi tahu media bahwa kebocoran itu bermotif politik.

Bezos, Amazon, dan surat kabar yang dimilikinya secara pribadi, Washington Post, semuanya menjadi sasaran serangan oleh Presiden AS Donald Trump di Twitter.

The Washington Post telah menerbitkan banyak artikel yang kritis terhadap sang presiden.

"Tidak dapat dihindari bahwa orang-orang kuat tertentu yang merasakan peliputan Washington Post akan salah menyimpulkan bahwa saya adalah musuh mereka," tulis Bezos.

"Presiden Trump adalah salah satu dari orang-orang itu, yang terlihat jelas dengan banyak tweetnya."


Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan berkomentar.

Dalam blognya, Bezos mengutip sebuah email dari wakil penasihat umum AMI, Jon Fine, kepada seorang pengacara yang mewakili de Becker. Di dalamnya, AMI mengusulkan pengakuan publik dari Bezos dan de Becker bahwa "mereka tidak memiliki pengetahuan atau dasar untuk menyarankan bahwa cakupan (AMI) bermotivasi politik atau dipengaruhi oleh kekuatan politik."

Menurut email tersebut, sebagai imbalan atas pengakuan seperti itu, AMI menawarkan "untuk tidak mempublikasikan, mendistribusikan, berbagi, atau menggambarkan teks dan foto yang tidak dipublikasikan."

Bezos mengatakan pernyataan yang AMI usulkan salah dan menggambarkan tawaran itu sebagai pemerasan.

Bezos, yang memiliki saham Amazon senilai lebih dari US$120 miliar, mengatakan di blognya: "Jika di posisi ini saya tidak melawan upaya pemerasan semacam ini, berapa banyak orang yang bisa?"


Saksikan video mengenai tokoh yang jadi inspirasi Jeff Bezos berikut ini.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading