Berapa Uang yang Dihabiskan Ibu-Ibu Buat Belanja Online?

Lifestyle - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
11 October 2018 19:28
Berapa Uang yang Dihabiskan Ibu-Ibu Buat Belanja Online?
Jakarta, CNBC Indonesia- Berapa budget membeli keperluan anak setiap bulan? Terungkap fakta berdasarkan riset yang dilakukan oleh e-commerceIQ, firma riset pasar spesialis data dan insight e-commerce di Asia Tenggara, 55,7% wanita Indonesia menghabiskan kurang dari Rp500 ribu setiap bulan untuk belanja kebutuhan anak lewat online.

Riset yang dilakukan berdasarkan kebiasaan belanja konsumen di e-commerce, merek yang menjadi preferensi, usia, hingga pendapatan rumah tangga itu juga memperlihatkan data kalau angkat tersebut tak berbeda jauh dengan pembelanjaan offline. Sebanyak 54,9% ibu milenial Indonesia menghabiskan kurang dari Rp500 ribu buat belanja kebutuhan anak langsung ke toko.




Hasilnya juga menunjukkan kalau ada 33,5% wanita Indonesia yang belanja keperluan anak sekitar Rp500 ribu sampai Rp1 juta per bulan. Sementara perempuan yang belanja kebutuhan anak lebih dari Rp2 juta setiap bulan hanya 1,2% melalui online. 

Peningkatan jumlah pembeli online dalam kategori ibu dan anak dipengaruhi karena faktor kepraktisan. Hal tersebut dikatakan oleh Sheji Ho selaku aCommerce Group Chief Marketing Officer.

"Karena pelanggan juga mendapat manfaat tidak harus membawa belanjaan mereka sendiri karena tersedia adanya pengiriman ke rumah. Mereka lebih terdorong untuk melakukan pembelian banyak ketika belanja secara online daripada offline," jelas Sheji Ho di Ayana Midplaza, Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Sheji Ho menambahkan, sebanyak 52% wanita Indonesia mengaku belanja kebutuhan anak melalui online minimal sekali dalam sebulan, entah itu pakaian, keperluan bayi, hingga mainan. Meski demikian, jumlah ibu milenial Indonesia yang belanja langsung ke toko sebenarnya dua kali lebih banyak. 

"Di Jakarta sendiri ada 173 mal dan perempuan di Jakarta ke mal 2,7 kali dalam sebulan. Hasilnya sama seperti kota besar lain, Surabaya dan Denpasar. Memang frekuensi pembelian produk mom and baby masih lebih besar dilakukan secara offline," kata Sheji lagi. 

Kenapa masih lebih banyak ibu-ibu yang belanja langsung ke toko dibandingkan lewat online meski kini eranya serba digital? 

Sheji mengatakan kalau banyak wanita Indonesia yang masih kurang percaya dengan online shop terutama soal baby care. Mereka cenderung khawatir produk yang dijual online malah akan memberikan dampak buruk buat anak.

51% responden mengaku tidak percaya dengan kualitas produk dari online shop. Bahkan ibu milenial juga takut ditipu.

"10% dari wanita yang belanja keperluan ibu dan anak takut kena penipuan," tambahnya.

Tak heran bila ibu milenial masih senang belanja offline. Mereka lebih percaya ketika bisa menyentuh dan melihat langsung barang yang akan dibeli. 

Selain itu, faktor eksternal seperti bisa sekalian pergi bersama keluarga ke mal juga menjadi alasannya. Online shop biasanya dilakukan oleh ibu bekerja.  (gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading