Internasional

Transformasi Busana Meghan Markle Jelang Jadi Royal Family

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
06 May 2018 18:20
Transformasi Busana Meghan Markle Jelang Jadi Royal Family
Jakarta, CNBC Indonesia - Glamor dan elegan. Begitulah gaya busana Meghan Markle agar dapat mengikuti aturan pakaian keluarga kerajaan Inggris. Pemain dalam serial drama Suits itu pun kini telah mengubah gaya pakaiannya agar sesuai dengan peran barunya sebagai anggota keluarga kerajaan.

Menjelang hari pernikahannya dengan Pangeran Harry pada 19 Mei 2018 nanti, mantan aktris televisi asal Amerika Serikat (AS) itu sepertinya tidak akan terlihat lagi di depan publik mengenakan celana jins robek, hotpants, atau baju berkerah terbuka.


Sebagai tanda tanggung jawab barunya, wanita berusia 36 tahun itu pun telah menutup akun Instagram-nya, tempat dia kerap mengunggah foto dirinya berbusana seksi atau tidak rapi dan kurang tepat untuk pasangan keluarga kerajaan.


Menurut aturan kerajaan, Markle tak hanya menikahi cucu laki-laki Ratu Elizabeth II itu tapi juga harus menikahi sebuah institusi kerajaan. Setiap tradisi kuno yang ada dalam aspek kehidupan para bangsawan, termasuk pakaian yang mereka kenakan, haruslah dipatuhi.

"Aturan berpakaian kerajaan sangat tradisional, terutama ketika anggota keluarga menjalankan tugas kerajaan," ujar Grant Harrold, mantan kepala pelayan di House of Windsor.

Pakar etiket, yang dulunya bekerja untuk pewaris takhta Pangeran Charles dan putranya Pangeran William dan Harry, mengatakan Markle bisa mengikuti contoh yang ditampilkan oleh istri William, Kate Middleton.

"Seperti yang telah kita lihat dari Duchess of Cambridge, topi adalah bagian dari aturan berbusana kerajaan dan sepertinya kita akan melihat Meghan Markle lebih sering mengenakan topi," katanya kepada AFP.

Tidak sekadar itu, pendatang baru kerajaan juga harus terbiasa mengenakan celana ketat berwarna netral, menyingkirkan segala bentuk polesan kuku eksentrik, dan memperhatikan garis tepi baju.

"Pakaian lebih merupakan keputusan pribadi, tetapi gaun harus selalu panjang di atau di bawah lutut, dan tidak pernah di atas lutut," kata Harrold.

Perubahan gaya busana Markle sudah mulai terlihat. Di sisi pangeran Harry dan setiap acara publik sejak pertunangan mereka, Markle telah menampilkan salah satu keanggunan yang sempurna, yakni mengenakan gaun panjang, turtleneck, mantel klasik, dan warna-warna yang tidak mencolok.

Ada beberapa pengecualian untuk gaya busana yang masih bisa diterima oleh kerajaan, seperti celana jins hitam, menunjukkan sebagian kaki, yang hampir tidak cukup untuk memicu revolusi istana.

Bagaimanapun, Markle belum menikah dengan keluarga kerajaan, sebagai calon keluarga bangsawan dia masih belajar seiring berjalannya waktu.

Markle telah lama lama terbiasa dengan tampilan California yang kasual dan menjadi gaya hidup di Los Angeles, seperti tampil nyaman dengan celana pendek dan sandal jepit. Semenjak mendapat peran utama di drama Suits tahun 2011, penampilannya berubah menjadi simbol gaya busana bisnis yang chic.

"Mode di 'Suits' sangat indah, jadi itu juga menjadi bagian dari pendidikan desainer saya dan benar-benar tahu apa yang cocok dengan tubuh saya. Pada hari biasa, saya suka baju ganti dengan sepatu flat dan jaket kecil. Saya mungkin akan memakai jins, atasan yang bagus, dan blazer," kata Markle kepada outnet.com.

Emmanuelle Alt selaku editor-in-chief majalah Vogue Paris dan aktris AS Gwyneth Paltrow disebut Markle sebagai inspirasinya. Gaya busana dua tokoh fesyen berpengaruh itu juga ditiru oleh penggemar mereka.

"Markle adalah sedikit Grace Kelly, sedosis Alicia Keys, satu sentuhan Amal Clooney, dan banyak sekali [gaya a la] Kate Middleton," kata majalah Prancis Madame Figaro.

Christine Ross, yang mengedit blog Meghan's Mirror, yang mendedikasikan diri menulis soal Markle dan lemari pakaiannya, mengatakan bahwa gaya bintang itu terlihat modern dan trendi namun mempertahankan keanggunan klasik. Menurutnya, Meghan akan membawa perubahan dan energi baru bagi keluarga kerajaan.

"Dia sangat berbeda dari bangsawan lainnya, menjadi orang Amerika dengan latar belakang yang beragam, dan ini secara alami akan memberinya pandangan yang berbeda," ujar Ross.

Gaun pengantinnya adalah rahasia yang masih dijaga ketat dan itu bisa memberikan petunjuk tentang jenis gaya yang mungkin dia adopsi setelah menikah dengan keluarga kerajaan, tambahnya.


Selama beberapa minggu, London telah dipenuhi dengan rumor tentang siapa yang akan mendesain gaun pernikahan Markle. Nama-nama brand besar pun terdengar, seperti Burberry, Ralph dan Russo, Victoria Beckham, Roland Mouret, Erdem, dan Alexander McQueen.

Pada tanggal 19 Mei 2018 publik akan melihat pernikahan mereka secara langsung di Kastil Windsdor, Inggris. Dan, dunia akan menemukan jawabannya tentang gaun yang dia kenakan pada hari itu. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading