Pembajakan Film, 4 Kota Ini Merugi Rp 1,5 T/Tahun

Lifestyle - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
03 May 2018 12:18
Jakarta merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerugian terbesar dari pembajakan film yakni Rp 939 miliar per tahun.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pesatnya perkembangan dunia digital juga membawa dampak buruk pada industri perfilman. Salah satunya kian maraknya pembajakan film.

Peneliti Senior Lembaga Penyeledikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Chaikal Nuryakin mengatakan total kerugian dari aksi pembajakan film mencapai Rp 1,495 triliun per tahunnya. Kerugian ini diderita empat kota, yakni Jakarta, Medan, Bogor dan Deli Serdang.

Angka kerugian ini bisa lebih besar bila ditambahkan kerugian yang diderita kota lain. Para pembajak film banyak menggunakan akses melalui situs bajakan dan DVD yang merugikan industri perfilman Indonesia. 

"Kami menemukan fakta adanya kerugian ekonomi yang signifikan terhadap industri perfilman sebesar Rp 1,495 T per tahunnya. Itu meliputi 4 kota seperti Jakarta, Medan, Bogor dan Deli Serdang," ujar Chaikal dalam Forum World Intellectual Property Film Indonesia 2018 di JS Luwansa Hotel, Jakarta, Kamis (3/05/2018).



Dia menuturkan bahwa faktor yang memengaruhi seseorang mengakses film bajakan karena rendahnya akses terhadap bioskop, kecepatan internet, persepsi terhadap jumlah orang yang menonton film bajakan. Menurutnya, Jakarta merupakan salah satu wilayah yang mengalami kerugian terbesar dari pembajakan yakni Rp 939 miliar per tahun.

Sementara persentase penonton bioskop dari penonton bajakan di Jakarta sebesar 65,57 % dan 62,63 % di Bogor. Sedangkan di Medan sebesar 48,15 % dan 37,40 % di Deli Serdang.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading