Berani Utang, Itu Kunci Sukses Bisnis Tyna Kanna Mirdad!

Entrepreneur - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
26 April 2018 11:18
Berani Utang, Itu Kunci Sukses Bisnis Tyna Kanna Mirdad!
Jakarta, CNBC Indonesia- Banyak orang tak jadi memulai usaha karena terpentok modal. Namun menurut pebisnis muda Tyna Kanna Mirdad, modal tidaklah jadi penghalang. Selalu ada cara untuk mendapatkan modal termasuk berani mengambil utang.

Meski lahir dari keluarga berada, Tyna mengaku berani berhutang di awal memulai bisnis yang bisa memacu semangat dan menggali potensi agar lebih maju. Utang menjadi sebuah tanggung jawab yang dapat meningkatkan kemampuan diri.




"Aku pernah belajar dari seorang pengusaha besar dia sukses bukan karena pakai duitnya sendiri tapi dia berani pinjam uang supaya mereka punya tanggung jawab buat ngembaliin itu. Aku juga awal bisnis ini aku pinjam duit Rp 3 juta buat ikut bazaar ke seseorang demi challange diri," cerita Tyna saat ditemui usai acara Bimoli di Indofood Tower, Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Ya, Tyna memilih utang untuk menantang diriya sendiri ketika mencoba jualan makanan beku berupa bitterballen dengan nama 'Bite & Yum' secara offline melalui bazaar pertamanya pada 2015. Meski jumlahnya terbilang kecil namun bagi adik ipar aktris Nana Mirdad itu, punya utang mampu membentuk kepribadiannya agar bisa kerja lebih keras.

Tyna tak hanya sekadar menjadi pemilik dari bisnis makanan beku tersebut. Ia juga tidak malu untuk menjadi SPG saat menjual dagangannya di acara bazaar demi menarik pelanggan. Ketika dagangannya habis dan ia bisa membayar hutang bahkan mendapatkan untung, Tyna mengaku sempat menangis terharu.

"Pas keuntungannya berlipat-lipat aku nangis. Walaupun aku dan suamiku ada tapi di situ aku belajar ngeservis orang dengan baik karena aku tahu punya tanggung jawab bayar utang. Next-nya aku semakin enjoy dan percaya sama produk sendiri," tambahnya.

Wanita yang dikenal sebagai beauty influencer itu pun sedikit bercerita mengenai bisnis makanan beku yang ditekuni selama kurang lebih empat tahun itu. Ia memulai bisnis bitterballen karena suka masak dan membuatkan bekal untuk putri keduanya saat masih duduk di bangku TK.

Kala itu, Tyna membuatkan bitterballen untuk bekal makan siang. Tak disangka banyak orangtua murid lain yang menyukai masakannya. Tanpa berpikir panjang, Tyna langsung memutuskan berjualan dan menerima pesanan untuk lingkup sekolah putrinya.

"Saat orangtua murid pada tanya, aku PD saja bilang jualan. Alhamdulillah sejak itu orderannya terus-terusan, aku coba bikin Instagramnya dan aku sharing foto mulai PO sampai ada kurir online nawarin aku," pungkas wanita yang juga merupakan adik ipar dari Giring 'Nidji' tersebut.

Pertama kali menjual, Tyna membanderol harga satu bitterballen Rp 700. Setelah empat tahun berjalan, harga per piece bitterballen buatan Tyna dijual sekitar Rp 2.500. Ia menjual per kemasan dengan isi 30, 50, dan 100. Harga satu kantongnya mulai dari Rp 58 ribu sampai Rp 190 ribu tergantung jumlah isi dan varian yang dipilih.

Di akhir kata, Tyna mengingatkan bisnis online sangat minim risiko dan hampir tak memiliki tantangan yang signifikan.

"Jualan online tuh enak banget cuma leha-leha di rumah, siapin produk, hampir nggak ada tantangannya paling ya jaga kepercayaan konsumen ya. Yang penting cari apa yang kalian suka, fokusin, dan jalanin," pesannya. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading