Tips Mencoba Bisnis Start-Up untuk Pemula

Entrepreneur - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
05 March 2018 15:44
Tips Mencoba Bisnis Start-Up untuk Pemula
Jakarta, CNBC Indonesia- Melihat perkembangan perusahaan starup dalam era digital yang kian meningkat di Indonesia tak heran bila banyak anak muda tertarik mencobanya. Namun memulai startup tidak mudah, perlu melakukan riset terlebih dahulu jika tak ingin kalah saing. Agni Pratama selaku Vice President Business Development LiMa Group Craft Enthusiast memberikan tips-tips untuk anak muda yang ingin mencoba membangun perusahaan start-up.

1. Mulai dari Masalah
Agni menyarankan untuk memulai bisnis dengan melihat 'masalah' yang ada di masyarakat. Ini cara terbaik untuk mulai membangun startup.

en



"Mulai dari problem yang dialami oleh market, sekarang masyarakat punya masalah apa sih. Kayak perusahaan Gojek bagus dia start dari isu transportasi masyarakat, mencari banyak informasi, sampai sekarang. Memang seharusnya dimulai dari riset dulu baru membuat produk," ujar Agni kepada CNBC Indonesia saat ditemui di kawasan Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

2. Kenal Ekosistemnya
Agni juga menuturkan kalau para pelaku usaha starup perlu mengenal ekosistem bisnisnya. Jangan semua mau bergerak sendiri hanya berdasarkan pengetahuan pribadi. Penting untuk pemilik startup mempunyai mentor atau konsultan.

"Kegagalan utama startup adalah nggak kenal ekosistemnya. Mereka nggak punya mentor, mereka hanya melakukannya based on research jadi hanya tahu kalau barang ini laku tapi nggak kenal ekosistem bisnisnya, ini bahaya," terangnya.

3. Punya Visi Besar
Sebagai pebisnis, Agni mengingatkan kalau Anda harus mempunyai visi-misi dalam jangka waktu panjang. Tidak hanya memikirkan bisnis yang dibangun saat ini tapi juga memiliki formulasi untuk pengembangannya.

"Punya visi yang besar itu jadi modal kuat. Investor akan tertarik ketika kita punya visi dan misi yang besar, misalnya oke saya mau mendirikan satu toko dulu akan berbeda dengan oke saya mau membuat satu toko di setiap kota di seluruh Indonesia," tambah pria yang sudah terjun di industri bisnis craft sejak 1997 itu.

4. Hati-hati Memilih Investor
Ketika perusahaan startup Anda sudah berkembang dan banyak investor menawarkan bantuan, Agni mengingatkan untuk berhati-hati. Kini mendapatkan investor tak hanya buat modal tapi juga mempertimbangkan model bisnis ke depannya. Ketika Anda sudah tidak satu visi dan misi dengan investor sebaiknya mencari yang lain karena sangat mempengaruhi perkembangan bisnis nantinya. Menurut Agni, saat sebuah startup sudah memiliki value dan produk yang bagus di pasar, tak perlu takut untuk kehilangan investor. Justru akan banyak investor yang datang dan Anda harus hati-hati dalam memilihnya. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading