Anak Usaha Indosat dan Starlink Teken Kerja Sama, Ini Isinya

Intan Rakhmayanti,  CNBC Indonesia
07 January 2026 07:10
Starlink (Starlink.com)
Foto: Starlink (Starlink.com)

Jakarta, CNBC Indonesia - Lintasarta menjalin kolaborasi dengan Starlink, layanan internet berbasis satelit orbit rendah SpaceX.

Kemitraan ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mempercepat pemerataan akses digital dan fondasi kedaulatan digital Indonesia yang aman serta berkelanjutan.

Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran pimpinan perusahaan milik Elon Musk itu ke Indonesia pada Desember 2025 untuk bertemu dengan manajemen Lintasarta.

Sejak kerja sama resmi diteken pada Agustus 2024, implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta menunjukkan pertumbuhan pesat.

Dalam kurun satu tahun terakhir, adopsi layanan Starlink tercatat tumbuh lebih dari 400%, didorong oleh meningkatnya kebutuhan konektivitas dari sektor industri, pemerintahan, hingga wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi, menyebut lonjakan adopsi tersebut mencerminkan kebutuhan nyata akan konektivitas yang cepat, andal, aman, dan mampu menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terhubung.

"Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kami memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan terjaga, serta memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Zulfi dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (6/1/2025).

Zulfi menambahkan, kolaborasi dengan Starlink juga menjadi bagian penting dalam penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory di bawah Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group.

Lintasarta memposisikan kemitraan ini sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur digital nasional melalui penyediaan layanan berstandar enterprise. Layanan Starlink diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, sistem keamanan siber, serta ekosistem kolaborasi AI milik Lintasarta.

"Kami tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi membangun fondasi transformasi digital yang aman dan berkelanjutan bagi Indonesia," tegas Zulfi.

Dari sisi mitra global, Director of Commercial Sales SpaceX, Andrew Matlock, menegaskan komitmen Starlink untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia melalui kolaborasi jangka panjang bersama Lintasarta.

"Indonesia memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem digital kawasan. Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan," ujar Andrew.

Lintasarta memastikan seluruh layanan Starlink beroperasi sesuai standar industri, mulai dari keandalan jaringan, keamanan data, hingga kepatuhan terhadap regulasi nasional.

Kolaborasi terlihat saat bencana di wilayah Aceh dan Sumatra Utara. Saat itu, layanan Starlink yang dikelola Lintasarta memungkinkan pemulihan jaringan operator seluler dan pelanggan korporasi lebih cepat.

Ke depan, Lintasarta dan Starlink berencana memperluas jangkauan layanan secara nasional dan inisiatif kolaboratif untuk mendukung sektor strategis, mulai dari industri, layanan publik, pendidikan, hingga kesehatan.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Geger Internet 100 Kali Lebih Cepat dari Starlink dan Jauh Lebih Murah


Most Popular
Features