Menkominfo Sebut UK Tertarik Danai Pengadaan Satelit Hijau RI

Tech - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
01 September 2022 12:27
Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia dalam acara Kelompok Kerja Ekonomi Digital Group of Twenty atau Digital Economy Working Group (4th DEWG Meeting) G20 pada 29 Agustus 2022 - 1 September 2022 di Hotel Mulia Resort Nusa Dua, Bali, Kamis (1/9/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Johnny G Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia dalam acara Kelompok Kerja Ekonomi Digital Group of Twenty atau Digital Economy Working Group (4th DEWG Meeting) G20 pada 29 Agustus 2022 - 1 September 2022 di Hotel Mulia Resort Nusa Dua, Bali, Kamis (1/9/2022). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dan Menteri Teknologi dan Ekonomi Digital Kerajaan Inggris (United Kingdom) Damian Noel Thomas Collins, membahas kelanjutan kerja sama pengadaan Satelit Republik Indonesia (SATRIA 2).

Menurut Johnny, pemerintah Inggris berkomitmen memberikan dukungan pembiayaan untuk pengadaan satelit hijau (green satellite) dengan kapasitas 300 gigabyte per second (Gbps).

"Mudah-mudahan dalam jangka waktu tidak terlalu lama bisa kita tindak lanjuti (dukungan pembiayaan satelit SATRTA 2) di working level, di tim-tim teknis," ujar Johnny dikutip dari keterangannya, Kamis (1/9/2022).

Dia menjelaskan bahwa, diskusi dengan Menteri Teknologi dan Ekonomi Digital Kerajaan Inggris turut membahas mengenai kerja sama bilateral antara Indonesia dan Inggris, khususnya di infrastruktur digital hulu (upstream infrastructure).

Sementara itu, terkait DEWG G20, pertemuan bilateral tersebut melakukan pembahasan-pembahasan dan dukungan dari delegasi Inggris selama seri rapat di DEWG G20.

Dia mengapresiasi dukungan delegasi Inggris terhadap tiga isu prioritas yang diusung Indonesia dalam DEWG G20, yakni konektivitas dan pemulihan pasca pandemi COVID-19 (Connectivity and Post covid -19 Recovery), Literasi dan Talenta Digital (Digital Skill and Digital Literacy), dan Arus Data Bebas dengan kepercayaan dan Arus Data Lintas Batas Negara (Data Free Flow With Trust and Cross Border Data Flow).

"Saya tentu atas nama Indonesia mengucapkan terima kasih atas support dan dukungan dari delegasi Inggris sehingga tadi malam bisa selesai kesepakatan untuk tiga isu prioritas DEWG, dengan prinsip-prinsip data management yang tadi malam telah disepakati," tuturnya.

Sementara itu, Menteri Teknologi dan Ekonomi Digital Kerajaan Inggris, Damian Noel Thomas Collins, mengapresiasi kepemimpinan Indonesia. Dalam hal itu Menteri Kominfo dan ketua DEWG atas isu-isu prioritas yang diusung tersebut karena merupakan hal fundamental untuk kepentingan dunia di masa depan.

"Jadi, kami mengucapkan terima kasih kepada Menkominfo Johnny G Plate yang berhasil mengadakan pertemuan ini untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital. Kami akan terus meningkatkan kerja sama dalam bidang digital di masa depan, saya percaya itu akan menjadi salah satu warisan Presidensi G20 Indonesia," tandasnya.

Artikel Selanjutnya

RI Jadi Pusat Digital ASEAN di 2024, Emang Bisa?


(dpu/dpu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading