Data Investasi Juni: Cek Startup Jagoan Saratoga, Astra, Zaky

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
30 June 2022 08:45
Achmad Zaky

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada akhir Juni, beberapa startup mengumumkan pendanaan jumbo. Tidak hanya dari venture capital, tetapi juga dari korporasi ternama seperti Astra dan Saratoga serta yayasan milik pendiri Bukalapak.

Startup yang mengumumkan pendanaan dengan nilai terbesar adalah ShopBack. Meskipun berbasis di Singapura, perusahaan yang menyediakan cara untuk mencari barang lintas platform belanja online ini juga aktif di pasar Indonesia. ShopBack meraih US$80 juta dalam ronde pendanaan Seri F.

Lalu, ada startup rantai dingin (cold chain) Fresh Factory yang mengantongi modal dari East Ventures dan PT Saratoga Investasi Sedaya Tbk., perusahaan investasi milik Sandiaga Uno.


Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Tangkapan layar youtube Sandiuno TV)Foto: Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Tangkapan layar youtube Sandiuno TV)

Nama Achmad Zaky juga muncul dalam berita pendanaan selama Juni. Modal Ventura milik sang pendiri Bukalapak ini Init6 memodali startup edutech Dibimbing, sedangkan yayasan miliknya mendukung startup green-tech Powerbrain.

Adapun, PT Astra International Tbk., berinvestasi di perusahaan fintech bernama Mapan, yang menyediakan model pembelian secara arisan untuk komunitas. Pemodal terbesar di Mapan, perusahaan yang didirikan oleh mantan CEO Gopay Aldi Haryopratomo, adalah GoTo.

Sepanjang Juni, bursa kripto Pintu masih merupakan startup dengan nilai pendanaan terbesar, menggalang US$113 juta atau sekitar Rp 1,64 triliun lewat penerbitan saham Seri B.

Data Pendanaan Startup di Indonesia sepanjang Juni 2022

Dalam laporan Cento Ventures, Indonesia bersaing dengan Singapura sebagai penerima investasi startup terbesar sepanjang 2021. Menurut catatan, 42% dari modal diinvestasikan di startup Indonesia.

Pada 2021, nilai investasi startup di Indonesia mencapai US$5,96 miliar atau sekitar Rp 85,8 triliun, sedangkan Singapura mencatatkan US$ 4,83 miliar atau sekitar Rp 69,6 triliun.

Menurut Laporan e-Conomy SEA 2021 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$70 miliar pada 2021 dan diperkirakan menyentuh US$146 miliar pada 2025.

Menggunakan data yang tersedia secara publik CNBC Indonesia merangkum deretan startup yang sukses menggalang dana dari para investor sepanjang Juni 2022:


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Data Pendanaan Startup Indonesia Sepanjang Mei 2022


(dem/dem)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Baca Juga
Features
    spinner loading