Profil 5 Startup yang Diberi Uang Saratoga Sandiaga Uno

Tech - Intan Rakhmayanti Dewi, CNBC Indonesia
29 June 2022 11:30
Infografis/Pengen Sepekan Cuan Rp 2 T? ini tips dari sandiaga Uno/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan milik Sandiaga Uno, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), diketahui belakangan banyak menanam modal ke perusahaan rintisan atau startup.

Terbaru suntikan dana diberikan pada startup fulfillment rantai dingin (cold chain) Fresh Factory dan juga pada startup unicorn asal Singapura, Carro. Selain dua startup tersebut, perusahaan mana lagi yang mendapat suntikan dana dari SRTG?

Dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber, berikut selengkapnya profil startup yang dibiayai Saratoga:


1. Fresh Factory

Fresh Factory baru saja mengumpulkan pendanaan awal (seed) sebesar US$ 4,5 juta (sekitar Rp 66 miliar) yang dipimpin oleh East Ventures, dengan partisipasi dari SRTG, Trihill Capital, Indogen Capital, Prasetya Dwidarma, Number Capital, Y Combinator, dan beberapa angel investor lainnya.

Fresh Factory menyediakan jaringan pusat fulfillment rantai dingin hiperlokal, transformasi, dan sistem manajemen fulfillment cerdas yang memungkinkan pelaku bisnis untuk menyimpan, mengambil, mengemas, dan mengirimkan produk mereka ke pelanggan. Startup ini menjanjikan solusi rantai dingin yang lebih baik, cepat, dan efisien untuk para klien dan pelanggannya.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk terus memperluas gudang ke semua kota sekunder di Jawa, dan kota-kota utama di Sumatera dan Sulawesi.

2. Carro

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. atau yang lebih dikenal dengan MPM Group, membenarkan bahwa mereka berinvestasi secara langsung ke Carro, startup unicorn jual beli mobil bekas asal Singapura.

Dana yang digelontorkan MPM Group, yang merupakan bagian dari Grup Saratoga yang terafiliasi Sandiaga Uno, mencapai US$25 juta (sekitar Rp362 miliar).

"Benar, bahwa Perseroan berinvestasi secara langsung sebesar US$25 juta di Carro," ujar Natalia Lusnita, GM Corporate Communication & Sustainability MPM, kepada CNBC Indonesia beberapa waktu lalu.

3. Sirclo

Pada 2021 lalu, Saratoga memberikan suntikan investasi ke salah satu startup solusi e-commerce, SIRCLO. Perusahaan digital itu mendapat suntikan US$ 36 juta dari investor yang dipimpin East Ventures dan Saratoga, dengan partisipasi sejumlah investor lokal.

Solusi yang ditawarkan Sirclo terus bertambah yang dapat membantu perusahaan mencapai tujuannya sebagai omnichannel commerce enabler terlengkap di Indonesia

Saat ini SIRCLO memiliki hampir 2,000 karyawan, dengan kantor perwakilan, fulfilment centre, dan warehouse yang tersebar di lebih dari 80 titik di Indonesia.

4. Fuse

Fuse mengumumkan meraih dana tambahan untuk putaran pendanaan seri B (extended series B) dari Saratoga bersama dengan eWTP Technology and Investment Fund, dan CE Innovation Capital (CEIC).

Fuse merupakan platform teknologi mobile untuk merevolusi kanal distribusi asuransi demi meningkatkan efisiensi dan pengalaman konsumen akhir.

Didirikan pada 2017, Fuse dioperasikan oleh dua veteran industri, Andy Yeung dan Ivan Sunandar. Mereka telah memiliki lebih dari 60.000 mitra agen/broker dan telah bekerja sama dengan lebih dari 30 perusahaan asuransi di lapangan dengan lebih dari 300 produk asuransi di dalam platform.

5. Xurya Daya Indonesia (Xurya)

Pada awal tahun ini, Xurya, startup energi terbarukan dengan fokus pada jasa sewa PLTS Atap, berhasil membukukan pendanaan seri A sebesar US$21,5 juta. Putaran pendanaan seri A ini dipimpin oleh East Ventures dan Saratoga.

PLTS Atap sendiri merupakan salah satu inisiatif yang didukung oleh Presiden Joko Widodo untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan energi berbahan bakar fosil.

Melalui investasi di Xurya, Saratoga dapat membantu mempercepat upaya pemerintah dalam mencapai target bauran EBT hingga 23% pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050.

Hingga akhir tahun 2021, Xurya telah mengoperasikan 57 PLTS Atap dan saat ini sedang membangun di 38 lokasi lainnya dari berbagai industri dan bisnis yang semakin beragam, seperti perusahaan manufaktur, cold storage, hotel, hingga pusat perbelanjaan yang tersebar di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Selatan dan Utara, serta Sulawesi Selatan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Simak! Ini 3 Langkah Mudah Menghitung Valuasi Startup


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading