Ciri-ciri Investasi Ilegal: Tidur Saja Dibayar

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 June 2022 17:30
Ketua SWI Tongam L. Tobing

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI), Tongam L Tobing mengungkapkan ciri-ciri investasi bodong atau investasi bodong. Salah satunya adalah tawaran tanpa risiko dan hanya tidur bisa mendapatkan bayaran.

"Tanpa risiko, tidur saja dibayar," ujar Tongam soal ciri penawaran investasi bodong.

Padahal, investasi dipastikan memiliki risiko yang sejalan dengan potensi imbal hasil investasi. Saat imbal hasil tinggi, maka risikonya juga semakin tinggi.


Ciri lainnya dari investasi bodong adalah mereka tidak memiliki legalitas atas aktivitas yang dilakukan.

Pihak SWI mengingatkan masyarakat selalu tanggap atas penawaran-penawaran tersebut. Masyarakat harus menggunakan waktu untuk melakukan riet agar tidak mengalami hal serupa.

Di sisi penegakan, pemberantasan untuk investasi ilegal bukanlah hal yang mudah. Menurut Tongam, pemerintah juga tidak abai untuk menangani investasi ilegal.

Entitas Bodong Juli 2018Foto ilustasi investasi ilegal (CNBC Indonesia/Edward Ricardo)

Dunia digital juga membuka kemudahan untuk investasi bisa ditawarkan. Ini dilakukan melalui media sosial hingga Youtube, serta asalnya dari luar negeri karena sudah borderless (tidak mengenal batas negara).

Selain itu, Tongam menjelaskan terkait kelompok masyarakat yang tergoda dengan investasi ilegal. Ada dua kelompok yakni masyarakat yang berliterasi dan kepedulian yang rendah.

Masyarakat yang memiliki literasi rendah, disebutkan sulit melakukan penilaian logis dan legal saat berinvestasi. Sementara untuk kelompok kedua sebenarnya pengetahuannya tidak rendah.

"Kelompok kedua adalah yang baru-baru ini terjebak dalam Binomo dan Robot Trading. Mereka punya pengetahuan literasi tidak rendah, namun kepeduliannya yang rendah," jelas Tongam saat Live Instagram bersama Mufti Anam, Anggota Komisi VI DPR RI beberapa waktu lalu.

"Oleh karena itu, untuk pencegahan kami melakukan edukasi dengan intinya hanya dua, legal dan logis. Sedangkan untuk penanganan, saat kami mendapatkan info tentang investasi ilegal, itu kita panggil dan hentikan, blokir, umumkan, sampaikan ke polisi, sudah terstruktur".


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kapokmu Kapan Le? Dana Rp 177 T Lenyap di Investasi Bodong


(npb/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading