Satgas Minta Masyarakat Tak Ikut-ikut Investasi Enel Hijau

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
14 June 2022 13:15
Ketua Satgas, Tongam L. Tobing (CNBC Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Satgas Waspada Investasi, Togam L Tobing mengimbau agar masyarakat tak ikut-ikutan bergabung pada aplikasi penghasil uang Enel Kekuatan Hijau (Enel Green Power). Diduga penipuan.

Togam L Tobing mengatakan aplikasi Enel Kekuatan Hijau merupakan kegiatan money game melalui aplikasi penghasil uang dengan kedok investasi alat pembangkit listrik dengan janji keuntungan sampai dengan 200%.

"Mereka minta masyarakat melakukan deposit dan melakukan rekrut member untuk mendapat bonus lebih tinggi," ujar Tongam kepada CNBC Indonesia, dikutip Selasa (14/6/2022).


Tongam Tobing menambahkan aplikasi ini tidak memiliki perizinan dari regulator manapun. Satgas Waspada Investasi telah menghentikan beberapa aplikasi penghasil uang yang mirip kegiatannya, antara lain Schneider PV.

"Masyarakat diminta untuk tidak ikut karena diduga penipuan," terang Tongam.

Enel Kekuatan Hijau lagi jadi pembicaraan warganet (netizen) Indonesia, sebab aplikasi ini menawarkan saldo Rp 1 juta bila berhasil registrasi dalam aplikasi. Pendapatan juga bisa bertambah bila berhasil mengajak teman.

Dikutip dari Aplikasi, Enel Green Power juga menawarkan layanan pembangkit listrik dengan harga satuan Rp 15 juta dan bonus harian setara Rp 750 ribu serta jumlah dividen setara Rp 150 juta.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Terjerumus di Investasi Bodong, Bisakah Uang Kembali?


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading