Warning AS soal Ganasnya Covid-19 Varian Delta

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
23 July 2021 15:50
Health worker Ulises Cadena Santana uses a nasal swab to test a man for the new coronavirus, at the Central de Abasto market in Mexico City, Thursday, June 18, 2020. Cadena Santana works taking as many as 100 COVID-19 test samples per day at a series of emergency testing and triage tents set up outside the market. (AP Photo/Marco Ugarte)

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) Rochelle Walensky mengungkapkan virus Covid-19 varian Delta merupakan salah satu penyakit pernafasan paling menular yang pernah dilihat oleh para ilmuwan.

Menurut data terbaru, varian ini sangat menular terutama karena orang yang terinfeksi strain Delta dapat membawa hingga 1.000 kali lebih banyak virus di saluran hidung mereka daripada pasien yang terinfeksi varian awal Covid-19.

"Varian Delta lebih agresif dan jauh lebih menular daripada varian sebelumnya," ujar Rochelle Walensky seperti dikutip dari CNBC International, Jumat (23/7/2021). " Ini adalah salah satu virus pernafasan paling menular yang kami ketahui dan yang telah saya lihat dalam 20 tahun karir saya."


Varian Delta telah menyebar dengan cepat di AS, saat ini diperkirakan lebih dari 83% kasus Covid-19 di negeri Paman Sam karena varian ini, naik 50% lebih dari minggu ketiga Juli.

Rata-rata tujuh hari kasus baru naik 53% dari minggu lalu, saat ini AS mencatatkan 37.674 kasus baru per hari. Rawat inap naik 32% dari minggu lalu yang mencapai sekitar 3.500 kasus per hari dan kematian meningkat 19% dalam periode yang sama menjadi 240 orang per hari.

Di AS varian Delta menyerang negara bagian yang tingkat vaksinasinya rendah, sementara negara dengan tingkat vaksinasi tinggi mendapati kasus baru yang lebih rendah.

"Virus ini tidak memiliki dorongan untuk berhenti, dan tetap mencari orang rentan berikutnya untuk diinfeksi," ujar Rochelle Walensky.

"Kita berada pada momen penting lainnya dalam pandemi ini, dengan kasus meningkat lagi dan beberapa rumah sakit penuh di beberapa daerah, kita perlu bersatu sebagai bangsa."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading