China Larang Uang Kripto, Harga Bitcoin Hancur Lebur!

Tech - NBP, CNBC Indonesia
19 May 2021 12:15
Harga Bitcoin anjlok

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Bitcoin anjlok di bawah US$40.000 per koin melanjutkan aksi jual yang telah dimulai seminggu yang lalu. Ini merupakan nilai terendah dalam 14 minggu terakhir.

Mata uang digital populer ini anjlok 13% hingga mencapai level terendah US$38.585 sekitar pukul 11.54 WIB, mengitip data CoinDesk, Rabu (18/5/2021).

Selama sepekan ini sentimen negatif sedang menyelimuti Bitcoin. Pertama dari Elon Musk yang mengumumkan akan menghentikan sementara pembelian mobil listrik Tesla pakai Bitcoin.


Alasannya, penambangan Bitcoin telah membuat penggunaan bahan bakar fosil yang merusak lingkungan meningkat. Namun ia memastikan Tesla tak menjual Bitcoin yang dimilikinya.

Hari ini, China telah melarang lembaga keuangan seperti bank dan asuransi dan fintech pembayaran untuk menyediakan layanan transaksi uang kripto. China juga mengingatkan investor agar tidak memperdagangkan uang kripto spekulatif.

"Baru-baru ini, harga uang kripto telah meroket dan anjlok, dan perdagangan spekulatif uang kripto telah pulih, secara serius melanggar keamanan dan mengganggu tatanan ekonomi dan keuangan normal," kata tiga lembaga itu seperti dikutip dari CNBC International, Rabu (19/5/2021).

Institusi tidak boleh menyediakan layanan simpanan, trust atau penjaminan cryptocurrency, atau mengeluarkan produk keuangan yang terkait dengan cryptocurrency.

Langkah tersebut bukanlah langkah pertama Beijing melawan mata uang digital. Pada 2017, China menutup bursa uang kripto lokal, yang menyumbang 90% dari perdagangan bitcoin global.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jangan Kaget! Seperti Ini Gambaran Masa Depan Uang Kripto


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading