Xi Jinping & China Benar-benar Mau Musnahkan Bitcoin Cs

Tech - Thea Arbar, CNBC Indonesia
27 November 2021 18:30
Harga Bitcoin anjlok

Jakarta, CNBC Indonesia - Berbeda dengan Presiden El Salvador Nayib Bukele yang mengesahkan penggunaan cryptocurrency sebagai alat pembayaran hingga ingin membangun 'Kota Bitcoin', Presiden China Xi Jinping malah akan mematikan aktivitas yang berkaitan dengan kripto di negaranya.

Berikut hal-hal yang dilakukan Xi terhadap kripto, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber.

Bekukan Situs Terkait Kripto


Laporan South China Morning Post, Selasa (23/11/2021), mengatakan Xi mulai membekukan sejumlah outlet berita yang berfokus pada pemberitaan soal uang kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

ChainNews, salah satu situs mengenai kripto, akan menangguhkan layanan dalam delapan hingga 10 jam sejak Senin (15/11/2021). Alasannya untuk peningkatan pemeliharaan. Namin beberapa hari setelahnya situs itu masih tidak aktif dari dalam maupun luar China.

Nasib serupa dialami juga oleh Odaily. Situs itu menginformasikan mengenai cryptocurrency dan token yang dilaporkan telah offline selama beberapa hari. Pada Juni lalu, akses ke sejumlah akun yang berkaitan dengan cryptocurrency diblokir. Bahkan pemerintah China melabeli tiap akun itu 'melanggar hukum dan aturan'.

Mematikan Penambangan Kripto

Tidak hanya itu, Xi juga mematikan semua aktivitas penambangan Bitcoin dan sejenisnya. Hal ini dikatakan Juru Bicara National Development and Reform Commission (NDRC) Meng Wei.

Meng mengatakan pihaknya akan meluncurkan tindakan keras "skala penuh" pada penambangan cryptocurrency dengan berfokus pada penambangan komersial dan peran perusahaan milik negara dalam industri.

Dia juga menyebut penambangan uang kripto sebagai aktivitas "memakan banyak energi" dan memproduksi banyak emisi karbon". Praktik ini mengancam rencana China untuk mengurangi emisi karbon.

"Produksi dan perdagangan kripto menghasilkan risiko yang besar... industri kripto buta dan tak teratur," katanya seperti dikutip dari CNN International.

Sebagai bagian tindakan tegas, NDRC bakal menaikkan tarif listrik untuk institusi mana pun yang ditemukan menyalahgunakan akses ke listrik bersubsidi untuk berpartisipasi dalam penambangan kripto. China diketahui memberikan subsidi tarif listrik pada sekolah, pusat komunitas atau lembaga kesejahteraan masyarakat lainnya.

Melarang Transaksi Kripto

Sebelum membekukan sejumlah outlet berita hingga mematikan semua aktivitas penambangan terkait kripto, Xi juga sempat melarang lembaga keuangan dan fintech memfasilitasi transaksi cryptocurrency apapun sejak Mei lalu.

Bank Sentral China pun mengancam akan memberikan sanksi tegas bagi platform penukaran kripto yang memfasilitasi transaksi warga China. Bank Sentral China menyebut kegiatan itu ilegal.

Selain mengancam rencana pemerintah mengurangi emisi karbon, China menganggap cryptocurrency mengandung risiko keuangan besar dan sebagai cara warga menghindari kontrol pemerintah yang ketat atas modal.

Pembatasan mata uang terdesentralisasi seperti bitcoin juga muncul saat pemerintah meluncurkan versi digital yuan, yang akan memungkinkan bank sentral China melakukan kontrol lebih besar atas aliran dan pertukaran uang.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading