Dear Para Investor Kripto, Waspada Ancaman Ngeri Ini di 2022

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
24 November 2021 12:10
Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash) Foto: Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kaspersky memprediksi sejumlah ancaman di sektor keuangan pada tahun 2022 mendatang. Salah satunya adalah adanya kelompok yang disponsori negara yang menargetkan industri cryptocurrency.

Selain itu, diprediksi juga akan semakin bertumbuh serangan mata uang kripto yang ditargetkan. Banyak pihak yang tertarik dengan industri dari organisasi penjahat dunia maya dan aktor ancaman yang disponsori negara.

"Karena cryptocurrency adalah aset digital dan semua transaksi dilakukan secara online, ia menawarkan anonimitas kepada pengguna. Ini adalah fitur menarik untuk para kelompok kejahatan siber. Namun, bukan hanya organisasi penjahat dunia maya tetapi aktor ancaman yang disponsori negara turut menargetkan industri ini," kata Kaspersky dalam keterangannya, dikutip Rabu (24/11/2021).


"Kaspersky telah menyaksikan kelompok APT bangkit untuk menyerang bisnis cryptocurrency secara agresif, dan kami mengantisipasi bahwa aktivitas ini masih akan terus berlanjut".

Ancaman berbasis perangkat keras (hardware) kripto juga datang dari keamanan yang tidak memadai dan wallet perangkat keras palsu.

Kaspersky juga mengatakan serangan pada sektor cryptocurrency juga lebih bertarget. Para pelaku disebut menemukan cara baru untuk mencuri aset keuangan investor.

Untuk peluang investasi cryptocurrency, pelaku akan memanfaatkan pembuatan dan penjualan perangkat ilegal dengan back door ungkap Kaspersky. Mencuri aset keuangan korban juga akan diikuti oleh kampanye rekayasa sosial dan teknik lain.

Ancaman lain di sektor keuangan adalah akselerasi dan peningkatan infostealer. Dimana kesederhanaan, keterjangkauan dan efektivitas dalam serangan memainkan peran kunci untuk mengadopsi infostealer, salah satunya sebagai pengumpul data tahap pertama.

Pakar Kaspersky juga memprediksi akan lebih banyak Trojan mobil banking pada platform Android. Khususnya RAT yang bisa menghindari sistem keamanan yang digunakan bank, misalnya OTP dan MFA.

Dmitry Bestuzhev, head of Global Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky Amerika Latin mengatakan tahun ini adalah tantangan untuk banyak organisasi. Termasuk menangani menangani akses jarak jauh yang terhubung ke internet untuk menahan serangan ransomware hingga peningkatan dari mobile banking dan implan malwarenya.

"Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun prinsip utama dalam lanskap ancaman finansial yang berkembang dan berbagi keahlian para ahli untuk membantu bisnis menjadi lebih siap, sehingga mereka memahami cara melindungi dari ancaman yang telah disebutkan sebelumnya," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading