Vaksinasi Corona Ampuh Tekan Covid, Ini Buktinya!

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
23 April 2021 10:40
FILE - In this Monday, March 16, 2020 file photo, a patient receives a shot in the first-stage study of a potential vaccine for COVID-19, the disease caused by the new coronavirus, at the Kaiser Permanente Washington Health Research Institute in Seattle. On Friday, March 20, 2020, The Associated Press reported on stories circulating online incorrectly asserting that the first person to receive the experimental vaccine is a crisis actor. All participants who volunteered for the test were screened and had to meet a set list of criteria. They were not hired as actors to simulate a role. (AP Photo/Ted S. Warren)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penelitian di Inggris memperlihatkan infeksi Covid-19 pada orang dewasa dengan berbagai usia dapat turun 65% setelah mendapatkan dosis pertama vaksin AstraZeneca atau Pfizer.

"Temuan dunia nyata ini sangat menjanjikan," kata menteri kesehatan James Bethell dalam sebuah pernyataan saat data itu dipublikasikan, dikutip dari Reuters, Jumat (23/4/2021).

James Bethell mengatakan mereka menunjukkan program vaksinasi Covid-19 Inggris, salah satu yang tercepat di dunia, memiliki dampak signifikan.


Penelitian ini dilakukan pada saat setelah munculnya varian baru virus corona B1.1.7, yang lebih menular dan dominan di Inggris, menunjukkan dampak baik dari kampanye imunisasi negara dalam melawan pandemi.

Data tersebut berasal dari dua studi yang merupakan bagian dari Survei Infeksi Covid-19, kolaborasi antara Universitas Oxford, departemen kesehatan pemerintah, dan Kantor Statistik Nasional. Kedua studi tersebut dipublikasikan secara online sebagai pracetak pada Jumat (23/4/2021) dan belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Para peneliti menganalisis lebih dari 1,6 juta hasil tes dari usap hidung dan tenggorokan yang diambil dari 373.402 peserta penelitian antara 1 Desember 2020 dan 3 April 2021.

Mereka menemukan bahwa 21 hari setelah satu dosis vaksin AstraZeneca atau Pfizer-BioNTech, dan tanpa dosis kedua, tingkat semua infeksi Covid-19 baru telah turun 65%. Ini termasuk penurunan infeksi bergejala sebesar 74% dan penurunan infeksi tanpa gejala yang dilaporkan sebesar 57%.

Penurunan infeksi secara keseluruhan dan infeksi bergejala, bahkan lebih besar setelah dosis kedua, masing-masing 70% dan 90%. Ini serupa dengan efek pada orang yang sebelumnya memiliki infeksi Covid-19.

Studi kedua mengamati tingkat antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 untuk melihat bagaimana mereka berubah setelah satu dosis vaksin, dan setelah dua dosis Pfizer. Hasil menunjukkan bahwa respons antibodi terhadap satu dosis dari kedua vaksin sedikit lebih rendah pada orang tua, tetapi tinggi di semua usia setelah dua dosis Pfizer.

Data resmi pada Rabu (21/4/2021) menunjukkan lebih dari 33 juta orang di Inggris telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19, dengan lebih dari 10 juta telah menerima dua dosis.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading