Cek Nih, Vaksin yang Paling Ampuh Lawan Corona

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
02 March 2021 14:13
FILE PHOTO: The Pfizer logo is seen at their world headquarters in New York April 28, 2014.  REUTERS/Andrew Kelly/File Photo                            GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

Jakarta, CNBC Indonesia - Gerakan untuk melakukan vaksinasi corona (Coviid-19) massal kian gencar dilakukan di banyak negara. Berbagai perusahaan dan negara di dunia berlomba-lomba memproduksi 'senjata terampuh' ini.

Setidaknya sudah ada beberapa vaksin yang dapat digunakan secara dini atau terbatas serta vaksin yang disetujui untuk penggunaan penuh. Berikut daftar vaksin tersebut, sebagaimana dikutip dari The New York Times:


1. Pfizer-BioNTech

Negara: Amerika Serikat-Jerman

Nama vaksin: Comirnaty (juga dikenal sebagai tozinameran atau BNT162b2)

Efisiensi: 95%

Dosis: 2 dosis, selang 3 minggu

Jenis vaksin: Injeksi otot

Cara penyimpanan: Penyimpanan freezer hanya pada -13°F hingga 5°F (-25°C hingga -15°C)

Disetujui untuk digunakan di: Bahrain, Brasil, Selandia Baru, Arab Saudi, Swiss.

Disetujui untuk penggunaan darurat di: Argentina, Australia, Kanada, Chili, Kolombia, Kosta Rika, Ekuador, Uni Eropa, Hong Kong, Islandia, Irak, Israel, Jepang, Yordania, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Meksiko, Moldova BARU, Mongolia, Norwegia, Oman, Panama, Peru, Filipina, Qatar, Serbia, Singapura, Tunisia, Uni Emirat Arab, Inggris Raya, Amerika Serikat. Validasi penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Perusahaan farmasi Pfizer Inc. yang berbasis di New York, Amerika Serikat yang bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech SE berhasil mencatat sejarah vaksin Covid-19 pertama yang mencapai tingkat kemanjuran lebih dari 90%.

Pengerjaan vaksin ini dimulai pada Januari 2020, ketika para peneliti BioNTech mulai membuat molekul genetik yang disebut messenger RNA (mRNA). Mereka menciptakan instruksi genetik untuk membangun protein virus corona, yang dikenal sebagai spike. Saat disuntikkan ke dalam sel, vaksin menyebabkan mereka membuat protein lonjakan, yang kemudian dilepaskan ke dalam tubuh dan memicu respons dari sistem kekebalan.

Pada Maret 2020, BioNTech bermitra dengan Pfizer untuk meningkatkan penelitian, meluncurkan uji klinis pada bulan Mei. Mereka memberi vaksin nama generik tozinameran dan nama merek Comirnaty.

Halaman 2>>

HALAMAN :
1 2 3 4 ... 9
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading