Ini 6 Vaksin Covid-19 yang Dipakai RI, Apa Bedanya?

Tech - Novina Putri Bestari & Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 January 2021 17:31
A health worker is being administered COVID-19 vaccine at a hospital in Kolkata, India, Saturday, Jan. 16, 2021. India started inoculating health workers Saturday in what is likely the world's largest COVID-19 vaccination campaign, joining the ranks of wealthier nations where the effort is already well underway. (AP Photo/Bikas Das)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kesehatan sudah memutuskan untuk menggunakan enam vaksin untuk mengakhiri pandemi Covid-19 di Indonesia. Lantas apa berbedaan antar vaksin ini?

Vaksin Sinovac dan Sinopharm menggunakan metode virus inactivated. Vaksin Moderna dan Pfizer/BioNTech menggunakan metode mRNA. Vaksin Novavax menggunakan protein rekombinan. AstraZeneca menggunakan adenovirus.

Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir, menjelaskan salah satunya menggunakan inactivated. Teknologi ini sebelumnya diketahui digunakan Sinovac untuk membuat vaksin CoronaVac. Vaksin ini menggunakan virus utuh, lalu dimatikan dan diperbayakan dan hasil akhirnya dijadikan virus.


"Inactivated adalah teknologi yang paling lama tapi paling proven secara jangka panjang. Itu adalah virus utuh, dimatikan, diperbanyak, dijadikan vaksin," uajt Honesti, Rabu (20/1/2021).

Setelah itu adapula yang menggunakan platform protein rekombinan. Vaksin ini dibuat dari spike pada virus yang diambil dan dijadikan dasar untuk membuat bibit vaccine. Honesti menjelaskan jika spike berada di bagian ujung pada virus.

Sementara itu, ada pula adenovirus. Mamalia menjadi salah satu bagian penting dalam vaksin ini. Honesti mengatakan cell line yang dimiliki mamalia akan dikembangbiakkan menjadi virus nantinya. Setelah itu akan dibuat menjadi bibit vaksin.

Terakhir adalah vaksin mRNA yang dikenal untuk membuat vaksin Pfizer dan Moderna. Honesti menjelaskan jika vaksin ini merupakan teknologi baru dan dibuat dari RNA direplikasi dijadikan sumber vaksin.

"Nah yang mRNA ini teknologi terbaru dan baru muncul pada saat pandemi ini," ungkapnya.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading