Vaksinasi Mandiri Gratis, Dananya Diusulkan Dari Sini

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
23 February 2021 17:10
A medical worker checks the form of his colleague before giving her a dose of the COVID-19 vaccine at Tokyo Medical Center in Tokyo Wednesday, Feb. 17, 2021. Japan's first coronavirus shots were given to health workers Wednesday, beginning a vaccination campaign considered crucial to holding the already delayed Tokyo Olympics. (Behrouz Mehri/Pool Photo via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin mandiri atau dikenal sebagai vaksin gotong royong diharapkan tidak menyulitkan di sisi pengusaha. Peneliti Indef, Rusli Abdullah memberikan beberapa masukan untuk pendanaan vaksinasi tersebut.

"Kalau saya pribadi harus dari tax payer dari APBN. Sehingga makna gotong royong itu ada, bahwa vaksin ini diambil dari duit coproate membayar pajak. Semakin membesarkan arti gotong royong itu sendiri," kata Rusli, dalam Dialog 'Menyongsong Vaksin Gotong Royong' secara online, Selasa (22/2/2021).

Selain itu dia mengatakan pembiayaan vaksin bisa datang dari dana CSR yang dimiliki perusahaan. Dengan begitu tidak akan mengganggu struktur pembiayaan produksinya.


Dia mengatakan jangan sampai pembiayaan vaksin ini akan dibebankan pada pengusaha. Ditakutkan juga pengusaha akan membebankannya ke biaya produksi atau pemotongan upah karyawan hingga tahun depan tidak ada kenaikan gaji.

Rusli juga mengingatkan jangan sampai vaksin gotong royong ini menghilangkan narasi program vaksin gratis yang telah diumumkan pemerintah sebelumnya. Program vaksin yang sekarang sedang menyasar lansia dan pekerja pelayan publik juga dilakukan secara gratis.

Jika pada program vaksin gratis pemerintah terdapat kelompok yang diprioritaskan, Rusli juga menyebutkan perusahaan di bidang apa saja yang perlu diprioritaskan.

"Padat karya, zona merah, komoditas ekspor atau sebagai penyumbang aktivitas ekonomi. Saya bilang memiliki multiplayer yang besar terhadap perekonomian," ungkapnya.

Selain itu utamanya untuk jadi prioritas adalah industri tekstil dan makanan serta minuman. Dia mengingatkan jangan sampai vaksinasi memprioritaskan perusahaan dengan pekerja yang berjumlah sedikit dan tidak perlu bekerja dari kantor atau work from office (WFO).

Menyoal vaksin gotong royong yang akan diselenggarakan, dia mengatakan perlu diapresiasi inisiatif dari para pengusaha tersebut. Dengan adanya vaksinnya dapat menguntungkan perusahaan di masa depan.

"Perusahaan lebih menguntungkan bisa operasi running pabrik untuk menghasilkan produk. Dari perusahaan menguntungkan dari sisi ekonomi bisa bekerja secara full," jelas Rusli.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading