Pfizer Cabut Permohonan Vaksin Covid-19 di India, Kenapa?

Novina Putri Bestari,  CNBC Indonesia
05 February 2021 15:53
Pfizer Cabut Permohonan Vaksin Covid-19 di India, Kenapa?
Foto: Ilustrasi Vaksin (AP/David Goldman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS) Pfizer telah menarik aplikasi permohonan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) vaksin Covid-19 miliknya di India.

"Berdasarkan musyawarah dalam pertemuan dan pemahaman kami tentang informasi tambahan yang mungkin diperlukan regulator, perusahaan telah memutuskan untuk menarik permohonan saat ini," ujar Pfizer, melansir Reuters, Jumat (5/2/2021).

"Pfizer akan terus berhubungan dengan otoritas dan mengirimkan kembali permintaan persetujuannya dengan informasi tambahan yang akan tersedia dalam waktu dekat."

Otoritas kesehatan India sudah memberikan izin pengguna darurat kepada dua vaksin. Yakni, vaksin AstraZeneca dan vaksin buatan Bharat Biotech.

Akhir tahun lalu, Pfizer sudah meminta izin penggunaan darurat ke India. Namun permintaan persetujuan Pfizer ditolak tanpa uji coba tentang keamanan vaksin dan imunogenisitas di India.

Pfizer sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa aplikasinya didukung oleh data dari studi global yang menunjukkan tingkat kemanjuran keseluruhan 95% tanpa masalah keamanan serius terkait vaksin.

(roy/roy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kasus Covid di Inggris Tiba-tiba Meledak, Bos WHO Buka Suara


Most Popular
Features