Corona Dekati 100 Juta Kasus, Kamu Masih Sebut Covid Tak Ada?

Tech - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
25 January 2021 19:26
Medical personnel at work in the intensive care unit of the hospital of Brescia, Italy, Thursday, March 19, 2020. Italy has become the country with the most coronavirus-related deaths, surpassing China by registering 3,405 dead. Italy reached the gruesome milestone on the same day the epicenter of the pandemic, Wuhan, China, recorded no new infections. For most people, the new coronavirus causes only mild or moderate symptoms. For some it can cause more severe illness. (Claudio Furlan/LaPresse via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 di dunia semakin mendekati angka 100 juta kasus setelah pertama kali terkonfirmasi di Wuhan, Hubei, China pada akhir 2019. Berdasarkan data Center For System Science and Engineering (CSSE) John Hopkins University, sampai dengan Senin (25/1/2021) jumlah orang terinfeksi Covid-19 mencapai 99,83 juta kasus.

Dari jumlah tersebut, Amerika Serikat masih menjadi epicentrum Covid-19 di dunia dengan total kasus 25,7 juta orang. Selanjutnya India dengan angka kasus 10,67 juta, Brazil 8,84 juta, Rusia 3,74 juta kasus, dan Inggris 3,65 kasus. Data mencatat ada tambahan 74.628 ribu kasus baru hari ini.

Yang mengkhawatirkan, saat ini angka kematian akibat virus mematikan di seluruh dunia mencapai 2,14 juta kasus. Dengan penambahan hampir 2.000 kasus per hari atau tepatnya 1.935 kasus kematian. Sementara ada 71,83 juta orang yang sembuh dari penyakit ini.


Selain itu, saat ini masih ada 25,86 juta orang di dunia yang membutuhkan perawatan di fasilitas kesehatan atau isolasi mandiri, dengan 110,5 ribu orang mengalami gejala berat.

AS masih menjadi yang tertinggi dalam jumlah kasus aktif yakni sebanyak 9,86 juta orang. Sementara meski India berada di urutan angka kumulatif kasus tertinggi kedua, nyatanya kasus aktif terbanyak setelah AS adalah Perancis dengan angka 2,76 juta orang dan hampir 3 ribu orang dengan gejala berat.

Sementara berikutnya adalah Inggris, dengan kasus aktif hampir 2 juta orang atau 1,92 juta kasus aktif, dan pasien dengan kondisi berat sebanyak 4 ribu orang.

Belakangan ini kasus di Inggris meningkat cepat karena adanya mutasi baru dari Sars-Cov-2 di negara tersebut dan dikatakan 70% lebih menular. Bahkan dalam satu hari di Inggris bisa bertambah 50.000 kasus, karena jumlah testing yang masif.

Lalu bagaimana dengan Indonesia, untuk total kasusnya hampir menembus 1 juta dengan jumlah 999.256 kasus dan penambahan 9.994 kasus pada Senin (25/1/2021) atau berada diurutan ke-19. Saat ini jumlah kasus aktif sebanyak 161 orang, berada di urutan 17 di dunia dan berada sedikit di bawah Argentina yang sudah mencapai 1,86 juta kasus.


Berikut ini daftar 10 negara dengan kasus positif terbanyak yang dirangkum dari data CSSE Johns Hopkins:

  • Amerika Serikat (positif 25.702.125, kematian 429.490)
  • India (positif 10.668.674, kematian 153.508)
  • Brasil (positif 8.844.600, kematian 217.081)
  • Rusia (positif 3.738.690, kematian 69.918)
  • Inggris (positif 3.647.463, kematian 97,939 )
  • Prancis (positif 3.053.617, kematian 73.049)
  • Spanyol (positif 2.603.472, kematian 55.441)
  • Italia (positif 2.466.813 kematian 85.461)
  • Turki (positif 2.429.605, kematian 25.073)
  • Jerman (positif 2.147.740, kematian 52.777).


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading