Top! Bio Farma Sudah Produksi Sendiri 3 Juta Vaksin Sinovac

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 January 2021 18:42
Brasil akhirnya menyetujui penggunaan darurat vaksin corona China Sinovac Biotech Ltd. (AP/Carla Carniel)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bio Farma (Persero) telah memulai produksi vaksin CoronaVac di fasilitas produksi di Bandung mulai 14 Januari 2021 lalu. Dalam satu minggu terakhir, Bio Farma telah memproduksi sebanyak 3 juta dosis vaksin yang siap untuk dirilis.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan 3 juta dosis vaksin yang telah diproduksi dan menjalani proses quality control ini tinggal menunggu lot release dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Jadi dalam seminggu ada 3 batch proses produksi kita, 1 batch itu kira-kira 1 juta dosis. Sampai hari ini saya dapat laporan terakhir sudah ada 3 juta dosis yang sudah selesai diproduksi dan proses quality control untuk nanti bisa kirimkan ke BPOM untuk dapatkan lot release. Baru bisa didistribusikan kalau sudah dapatkan lot release dari BPOM," kata Honesti dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (20/1/2021).


Adapun menurut WHO, lot release adalah proses evaluasi terhadap produk berlisensi sebelum mendapatkan persetujuan untuk diluncurkan ke pasar. Proses ini biasanya dilakukan untuk vaksin dan produk biologi lainnya dengan peninjauan yang melibatkan data produksi pabrikan dan hasil uji kendali mutu oleh regulator.

Dia menjelaskan, vaksin ini diproduksi di fasilitas produksi baru Bio Farma khusus untuk vaksin Covid-19. Fasilitas ini rampung akhir tahun lalu yang terdiri dari dua fasilitas dengan total kapasitas produksi 250 juta dosis per tahun.
Fasilitas produksi ini ditunjang dengan adanya fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) milik perusahaan sebanyak 10 cold room.

Untuk lama penyimpanannya, kata Honesti, vaksin tersebut bisa disimpan paling lama hingga 1-1,5 tahun dengan suhu 2-8 derajat celcius.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading