Kapan Vaksin Made in RI Siap Pakai? Ini Kata Erick Thohir

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
20 January 2021 16:47
Menteri Badan Usaha Milik Negara RI (BUMN) Erick Thohir dalam acara CNBC Indonesia Award 2020 Indonesia dengan tema Menyongsong Bangkitnya Ekonomi Indonesia 2021. (CNBC

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri BUMN Erick Thohir memprediksi Indonesia akan memiliki vaksin buatan sendiri buat lawan Covid-19 bernama vaksin merah putih pada 2022 hingga 2023.

Eric Thohir mengungkapkan Indonesia tidak akan fokus untuk mengimpor vaksin Covid-19 tetapi membuat vaksin sendiri. Tahun ini Indonesia akan menghabiskan hampir Rp 70 triliun untuk belanja vaksin Covid-19 dan sayang bila dana itu harus mengalir ke luar negeri.

"Karena itu vaksin merah putih kami serius dan Bio Farma sudah saya minta terus pantau perkembangan vaksin merah putih," ujar Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Rabu (20/1/2021).


Erick Thohir menambahkan untuk pembuatan vaksin ini BUMN telah bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI), Institute Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gaja Mada (UGM), dan Universitas Padjajaran (Unpad).

UGM dan Unpad menggunakan metode protein rekombinan untuk buat vaksin merah putih. Unair menggunakan metode viral vactor seperti AstraZeneca. UI menggunakan teknologi mRNA seperti Pfizer dan Moderna.

"Jadi vaksin merah putih, walaupun tahun ini kita fokus dari yang ada, tetapi mudah-mudahn di 2022-2023 kita punya bismilah vaksin merah putih," terang Erick Thohir.

"Hari ini [vaksin itu] masih dalam langkah awal, belum uji klinis tahap satu, dua, dan tiga, kita juga belum terima bibit vaksin tapi kita coba mendorong vaksin merah putih ke depan, kalau bisa tidak tergantung dengan negara lain."


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading