Grab Financial Diguyur Investor Rp 4,2T, Geber Bank Digital

Tech - roy, CNBC Indonesia
14 January 2021 14:42
FILE PHOTO: A Grab logo is pictured at the Money 20/20 Asia Fintech Trade Show in Singapore March 21, 2019. Picture taken March 21, 2019. REUTERS/Anshuman Daga/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Grab Financial Grup berhasil mengumpulkan US$300 juta lebih atau setara Rp 4,2 triliun (asumsi Rp 14.000/US$) dari pendanaan Seri A. Pendanaan ini dipimpin oleh Hanwha Asset Management Co.Ltd.

Selain itu investor yang ikut menyuntikkan dana dalam putaran pendanaan ini adalah K3 Ventures, GGV Capital, Arbor Ventures, dan Flourish Ventures, seperti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (14/1/2021).

Manajemen Grab Financial mengungkapkan akan menggunakan pendanaan baru untuk terus membantu lebih banyak individu dan UKM dalam mengakses manfaat layanan keuangan.


"Untuk mencapai tujuan tersebut, kami akan menumbuhkan bisnis dengan margin lebih tinggi, berinvestasi lebih lanjut pada talenta (sumber daya), dan memperluas penawaran di Asia Tenggara dengan solusi keuangan yang lebih terjangkau, nyaman, dan transparan," tulis manajemen Grab Financial.

Informasi saja, Grab Financial berhasil membukukan peningkatan pendapatan sebesar 40% lebih di 2020 dibandingkan 2019. Pencapaian ini mencakup adopsi konsumen yang pesat melalui layanan baru bersama AutoInvest, produk manajemen kekayaan ritel pertamanya yang mengalami kenaikan pengguna bulanan hampir dua kali lipat pada Desember 2020.

Penawaran produk asuransinya juga telah bertumbuh pesat, dengan pengguna aktif bulanan yang mengalami kenaikan sebanyak empat kali lipat menjadi lebih dari 4,5 juta dalam tiga bulan, dan telah mendistribusikan lebih dari 70 juta polis asuransi sejak diluncurkan April 2020.

Selain itu, konsorsium Grab dan Singtel baru-baru ini telah dipilih oleh Otoritas Moneter Singapura (the Monetary Authority of Singapore/MAS) untuk mendirikan sebuah bank digital, hal ini menjadi bukti yang kuat atas kemampuannya untuk melayani segmen yang kurang terlayani dan belum memiliki rekening bank (unbanked people).

Perusahaan harapannya memiliki potensi pendapatan penuh sebesar US$ 60 miliar pada tahun 2025.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading