Mutasi Covid-19 Ganas, Fillipina Blokir Turis dari AS

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
02 January 2021 18:36
Philippines President Rodrigo Duterte arrives to greet the U.S. Secretary of State Mike Pompeo at Colonel Jesus Villamor Air Base in Manila, Philippines, Thursday, February 28, 2019. Andrew Harnik/Pool via REUTERS

Jakarta, CNBC Indonesia - Varian virus baru yang ditemukan di Florida memuat Fillipina memblokir kedatangan turis dari Amerika Serikat. Larangan tersebut akan dilakukan hingga 15 Januari mendatang.

Juru Bicara Presiden, Harry Roque mengatakan aturan ini hadir setelah ada rekomendasi dari Departemen Kesehatan serta Departemen Luar Negeri setempat.

Dalam larangan tersebut juga termasuk orang dari Amerika Serikat 14 hari sebelum masuk ke Fillipina. Sementara itu penumpang dari AS yang tiba di Fillipina sebelum tanggal 3 Januari tetap diperbolehkan masuk.


Namun ditambahkan mereka tetap harus menjalankan karantina selama 14 hari, walaupun tes Covid-19nya dinyatakan negatif, dikutip Reuters, Sabtu (2/1/2021).

Selain itu aturan tak berlaku bagi masyarakat Fillipina yang baru melancong ke Amerika Serikat. Tapi mereka tetap harus menjalani karantina 14 hari dalam fasilitas pemerintah saat tiba.

AS jadi negara berikutnya yang dilarang masuk ke Fillipina. Sebelumnya pemerintah presiden Rodrigo Duterte telah melarang penumpang dari 19 negara dan wilayah sejak 29 Desember 2020 lalu.

Amerika khususnya Florida juga akhirnya dilanda varian virus baru yang sebelumnya sudah ada di Inggris. Wilayah itu jadi negara bagian AS yang memiliki kasus baru tersebut.

Sementara untuk Fillipina sendiri, belum ada laporan varian baru sudah masuk di negara tersebut.

Sampai sejauh ini Fillipina tercatat sebagai negara kasus tertinggi kedua setelah Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Fillipina memiliki kasus lebih dari 475 ribu dengan kematian mencapai 9.248 orang.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading