Cerita Pasien Covid Merana & Meregang Nyawa karena RS Penuh

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
02 January 2021 16:20
Suasana upacara pemakaman jenazah COVID-19 dengan upacara militer di kawasan TPU Pondok Ranggon Blok Unit Kristen, Jakarta Timur, Kamis (3/12/2020). Lahan khusus untuk jenazah COVID-19 muslim di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, penuh. Karena itu, TPU Pondok Ranggon memutuskan hanya melayani jenazah COVID-19 muslim dengan sistem tumpang. Dikutip dari Detikcom

Jakarta, CNBC Indonesia - Kekhawatiran akan terjadinya krisis kesehatan di negara ini makin tinggi. Di banyak daerah di Indonesia, rumah sakit penuh hingga tak lagi bisa menampung pasien yang positif Covid-19, bahkan ketika para pasien sudah dalam kritis sekalipun.

Dalam akun instagram @laporcovid19, dijabarkan beberapa kondisi terkini mengenai penangan Covid-19 di Indonesia.

Disebutkan masalah yang terjadi saat ini bukan hanya jumlah tenaga kesehatan yang berguguran karena pandemi, namun juga sistem rujukan rumah sakit yang saat nyaris tidak berfungsi. Banyak warga yang telah dinyatakan positif namun tak dapat mendapatkan fasilitas kesehatan.


Kondisi ini membuat warga terpaksa pulang kembali dan membuat risiko penularan di keluarga makin tinggi.

Hal ini disebabkan karena kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, berdampak pada kapasitas rumah sakit yang penuh sesak. Terutama untuk ruangan intensive care unit (ICU) dengan dan tanpa ventilator, ruangan isolasi bertekanan negatif, hingga ruang rawat inap pasien Covid-19 non tekanan negatif.

Sebagai contoh saja, di DKI Jakarta, data yang disampaikan di website mengenai ketersediaan kamar rumah sakit, jauh meleset dari kenyataannya. Dalam temuan tim @laporcovid-19, beberapa kali website ini menunjukkan kamar masih tersedia, namun ketika dihubungi nyatanya hampir penuh.

Kondisi ini makin parah jelang akhir tahun, bahkan tim ini telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan ICU, namun tak juga berhasil. Alhasil, tiga warga asal Bogor, DKI Jakarta dan Surabaya yang tengah sakit terpaksa pulang dengan kondisi kelelahan karena tak kunjung mendapatkan ruangan meski telah mengantri lama di rumah sakit.

"Pemerintah perlu menerima kenyataan bahwa RS sudah penuh," tulis akun tersebut, Sabtu (2/12/2021).

"Penambahan tempat tidur maupun alat kesehatan tidak akan mampu mengatasi lonjakan pasien Covid-19, maka solusi terbaiknya adalah dengan memperketat pembatasan sosial dan meningkatkan 3T (testing, tracing, treatment)."

Antre Ruangan Berhari-Hari Hingga Meninggal
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading