China Vaksinasi Covid-19, Jual Vaksin ke Warga Rp 896 Ribu

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
17 December 2020 13:37
A worker inspects vials of SARS CoV-2 Vaccine for COVID-19 produced by SinoVac at its factory in Beijing on Thursday, Sept. 24, 2020. A Chinese health official said Friday, Sept. 25, 2020, that the country's annual production capacity for coronavirus vaccines will top 1 billion doses next year, following an aggressive government support program for construction of new factories. (AP Photo/Ng Han Guan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah kabupaten kecil di China sedang menyiapkan vaksinasi Covid-19 kepada warganya dengan harga US$64 atau setara Rp 896 ribu (asumsi Rp 14.000/US$).

Sebelumnya, China sudah memberikan vaksin Covid-19 kepada mereka yang berisiko tinggi terinfeksi virus ini, seperti pekerja medis,inspektur perbatasan, militer hingga diplomat mulai Juli 2020.

Pihak berwenang di daerah Tangyuan di provinsi timur laut Heilongjiang, China mengatakan mereka yang bekerja di lembaga yang didukung negara, perusahaan, lembaga publik, dan bisnis individu yang ingin divaksinasi dapat segera melapor dan menyatakan minat.


Masyarakat akan bayar akan membayar 420 yuan (US$ 64,20), termasuk biaya untuk jarum suntik, suntikan dan asuransi, dua dosis diberikan dalam interval 28 hari, ujar pengumuman kabupaten Tangyuan, yang memiliki populasi sekitar 270.000 orang, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (17/12/2020).

Dalam penjelasannya, pemerintah daerah mengatakan sedang mengukur permintaan untuk vaksinasi dan belum mulai membeli vaksin, kata seorang anggota staf yang menjawab pertanyaan dari sejumlah pihak.

Salah satu provinsi di China, Zhejiang telah memasukkan program vaksinasi sukarela untuk masyarakat umum dalam rencana penggunaan daruratnya. Provinsi Sichuan akan mulai vaksinasi ke para lansia dan orang-orang berisiko tinggi terinfeksi pada awal tahun depan dengan kondisi yang mendasarinya pada awal bulan depan, setelah menyelesaikan vaksinasi untuk kelompok prioritas, kata para pejabat.

Secara terpisah, provinsi Jiangxi akan membeli dua vaksin, satu dikembangkan oleh Sinovac Biotech dan yang lainnya oleh Institut Produk Biologi Beijing, sebuah unit Sinopharm yang didukung negara, dengan harga 200 yuan ($ 30,57) per suntikan, catatan pengadaan pemerintah menunjukkan pada hari Selasa.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading