Jahat! Hacker Intip Data Rahasia Vaksin Corona Pfizer

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
10 December 2020 08:36
logo Pfizer. AP/Olivier Matthys

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech mengatakan hacker telah mengakses dokumen pengembangan vaksin corona mereka secara tidak sah dalam sebuah serangan siber pada regulator obat-obatan Eropa.

European Medicines Agency (EMA) mengungkapkan pada Rabu (9/12/2020) waktu setempat mereka telah menjadi sasaran serangan siber dunia maya. Namun mereka tidak merinci lebih lanjut tentang itu dan siapa yang bertanggung jawab atas aksi kejahatan itu.

Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka telah diberitahu bahwa EMA telah jadi sasaran serangan siber dan beberapa dokumen yang berkaitan dengan pengajuan izin untuk calon vaksin Covid-19 telah dilihat hacker.


Pfizer dan BioNTech tidak yakin data pribadi peserta uji klinis telah dilihat atau diambil hacker dan EMA "telah menyakinkan kami bahwa serangan siber tidak akan berdampak pada timeline peninjauannya," jelasnya kedua perusahaan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (10/12/2020).

Marc Rogers, pendiri grup relawan yang memerangi pelanggaran terkait Covid, CTI-League mengungkapkan dokumen semacam itu bisa sangat berharga bagi negara dan perusahaan lain yang terburu-buru mengembangkan vaksin.

"Ketika ada aksi intip data yang diserahkan ke badan pengatur semacam ini, kami berbicara tentang informasi rahasia vaksin dan mekanisme kerjanya, efisiensinya, risikonya & kemungkinan efek samping dan aspek unik apa pun seperti pedoman penanganan," kata Marc Rogers.

"Ini juga memberikan informasi rinci tentang pihak lain yang terlibat dalam pasokan dan distribusi vaksin dan berpotensi secara signifikan meningkatkan serangan terhadap vaksin."

Perusahaan tersebut mengatakan "tidak ada sistem BioNTech atau Pfizer yang dilanggar sehubungan dengan insiden ini dan kami tidak menyadari bahwa ada peserta studi yang telah diidentifikasi melalui data yang diakses."

Seorang juru bicara BioNTech menolak berkomentar lebih lanjut. Pfizer tidak menanggapi permintaan untuk komentar lebih lanjut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Produsen Vaksin Pfizer & Moderna Tolak Trump, Kenapa?


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading