Inggris Kian Keras ke Huawei, Perangkat 5G Diblokir Total

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
30 November 2020 12:12
Blokir Huawei, China Siapkan Balasan ke Inggris (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Inggris di bawah Boris Johnson melarang perusahaan telekomunikasi memasang perangkat 5G terbaru Huawei mulai September 2021. Ini sebagai bagian dari menghapus inovasi raksasa teknologi China ini dari jaringan seluler negeri Ratu Elisabeth itu.

Sebelumnya, Inggris telah memerintah perusahaan telekomunikasi untuk mencopot semua perangkat 5G Huawei yang sudah terpasang pada infrastruktur mereka paling lambat 2027.

Langkah Inggris sejalan dengan keputusan sekutunya, Amerika Serikat yang menganggap Huawei sebagai entitas yang menimbulkan risiko keamanan. Huawei terus menerus menolak tudingan itu. China juga mengkritik keputusan Inggris itu.


Huawei sebelumnya menyatakan kekecewaannya karena Inggris mengecualikannya dari peluncuran 5G setelah penerbitan Undang-Undang Baru yang dapat membuat perusahaan telekomunikasi Inggris didenda US$133.140 jika melanggar larangan.

"Saya menetapkan jalur yang jelas untuk penghapusan lengkap vendor berisiko tinggi dari jaringan 5G kami," kata menteri digital Oliver Dowden, seperti dilansir dari CNBC International, Senin (30/11/2020).

"Ini akan dilakukan melalui kekuatan baru dan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengidentifikasi dan melarang peralatan telekomunikasi yang mengancam keamanan nasional kita."

Pemerintah juga mengumumkan strategi baru untuk mendiversifikasi rantai pasokan 5G, yang terdiri dari investasi awal sebesar 250 juta pound, uji coba bekerja sama dengan perusahaan Jepang NEC, dan pendirian fasilitas penelitian baru.

Inggris mengungkapkan keputusannya pada Juli lalu yang mengecualikan Huawei dari proyek 5G karena kekhawatiran bahwa sanksi AS pada teknologi chip dapat memengaruhi jalur pasokan. Huawei mengatakan keputusan itu mengecewakan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading