Luhut Bujuk Pfizer Gandeng Bio Farma Bikin Vaksin Covid-19

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
24 November 2020 13:18
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/Luhut.Pandjaitan)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap pertemuan dengan Wakil Presiden AS Mike Pence. Salah satu yang dibahas adalah vaksin Covid-19.

Luhut mengungkapkan dalam pembicaraan hampir 15 menit, Amerika Serikat (AS) bersedia membantu vaksin untuk Indonesia.

"Tadi malam kami sudah follow up dengan video call dengan Secretary of Health (Menkes AS) dengan Wakil Menteri BUMN Budi Sadikin dan BPOM untuk mereka juga untuk membuat Pfizer kerja sama dengan PT Bio Farma. Jadi Indonesia itu menjadi bagian yang baik," ujar Luhut dalam event CEO Networking, Jakarta, Selasa (24/11/2020).


Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito mengatakan pembuat vaksin Pfizer dan BioNTech, AstraZeneca, dan Sputnik V (Rusia) telah berkomunikasi dengan BPOM untuk melakukan uji klinis di Indonesia.

"Sudah ada beberapa kandidat vaksin yang mulai berkomunikasi dengan BPOM untuk lakukan uji klinis vaksin Covid-19 di Indonesia seperti Pfizer, AstraZeneca, dan Sputnik V. Tetapi Moderna belum," ujarnya dalam konferensi pers digital pekan lalu.

Menurut data final uji klinis vaksin Covid-19 buatan BioNTech dan Pfizer, vaksin ini efektif hingga 95% melawan infeksi virus Covid-19 di dalam tubuh. Keduanya juga sudah mengajukan permohonan izin penggunaan darurat ke Food and Drug Administration (FDA) AS.

Vaksin ini membutuhkan dua dosis dan diperkirakan akan menarik biaya US$20 per dosis vaksin. Kedua perusahaan menargetkan bisa memproduksi 1,3 miliar dosis vaksin tahun depan.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading