7 Tips Sehatkan Pasien OTG Covid-19 dari dr Reisa

Tech - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
01 October 2020 13:55
Reisa Broto Asmoro. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Seperti diketahui, terinfeksi Covid-19 dapat mengalami gejala bahkan berisiko fatal. Selain itu, beberapa orang yang tidak menunjukkan gejala Covid-19 bisa dinyatakan positif.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro membagikan beberapa tips pemulihan untuk pasien OTG Corona. Lantas apa sajakah itu berikut adalah paparannya, Kamis (1/10/2020):


1. Pakai masker saat menjalani isolasi mandiri

dr Reisa menyebut penting untuk selalu #pakaimasker saat menjalani isolasi mandiri. Jika rutin memakai masker kain, perlu juga untuk selalu memastikan kondisi masker bersih selama dipakai. Sementara jika seseorang menggunakan masker sekali pakai, harus langsung dibungkus dan dibuang ke tempat sampah.

2. Jika timbul gejala, tetap di rumah

Jika kemudian di masa pemulihan timbul gejala COVID-19 seperti demam, batuk, dan bersin, dr Reisa menegaskan untuk tetap diam di rumah. Tidak bepergian atau keluar rumah meninggalkan tempat isolasi sampai masa isolasi selesai.

3. Konsultasi online

dr Reisa mengungkapkan, jika gejala COVID-19 tak kunjung mereda, lebih baik untuk melakukan konsultasi secara online. "Beritahu petugas medis tentang keluhan, gejala, serta riwayat bepergian dan apabila ada kontak dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19," jelas dr Reisa.

4. Selama isolasi, kamar harus terpisah

Memastikan kamar terpisah dengan keluarga juga menjadi penting demi menghindari penyebaran semakin luas. Selain itu, bukan berarti berada di rumah, protokol kesehatan diabaikan.

Tetap jaga jarak 1 - 2 meter, tidak berbagi peralatan makan, mandi dan tempat tidur yang sama dengan anggota keluarga yang lain. "Ingat cuci sendiri tempat makannya, ya," saran Reisa.

5. Cek kondisi tubuh dan rutin berjemur

dr Reisa menegaskan untuk rutin cek kondisi tubuh dengan mengukur suhu. Selain itu, berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi menjadi penting, maksimal selama 15 hingga 30 menit.

6. Pola hidup sehat dan bersih

Perilaku hidup sehat dan bersih juga tidak kalah penting. Seperti menjaga makanan gizi seimbang, olahraga rutin dan teratur serta memastikan pikiran tetap tenang.
"Terapkan etika batuk dan bersin dan baik, yakni dengan menutup hidung dan mulut menggunakan siku lengan bagian dalam," Reisa melanjutkan.

7. Jaga kebersihan dan kesehatan di rumah

Bersihkan seluruh permukaan dengan cariran disinfektan yang tepat. "Jika isolasi mandiri tidak dapat dilakukan di rumah, pemerintah menyediakan fasilitas isolasi. Hubungi dinas kesehatan atau satgas setempat, apabila merasa membutuhkan," sebut dr Reisa.

"Karena mencegah jauh lebih baik, lebih murah dan lebih nyaman. Daripada mengobati. Ingat 3M itulah pencegahan yang terbaik, kompak yuk! Solid bersatu melawan COVID-19, sukseskan 3M, hentikan penularan COVID-19," pungkasnya.

Untuk itu, selalu #ingatpesanibu, untuk #pakaimasker, #jagarak, dan #cucitanganpakaisabun.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading