Covid-19 Bisa Menyebar di Bus Ber-AC Tertutup, Ini Buktinya!

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
01 October 2020 11:45
Penampakan virus corona yang diisolasi (Foto: NMDC)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penelitian terbaru dari University of Georgia menunjukkan virus corona Covid-19 bisa menular lewat udara (airborne) pada ruangan tertutup. Studi terbaru menunjukkan virus ini menular pada bus ber-AC.

"Kemungkinan penyebaran virus corona melalui udara telah lama dicurigai, tetapi bukti empiris terbatas. Studi kami memberikan bukti epidemiologis penularan dalam waktu yang lama, kemungkinan besar airborne," tulis associate professor of epidemiology and biostatistics University of Georgia Ye Shen, seperti dikutip dari Times of India, Kamis (1/10/2020).

Riset yang dipublikasikan di jurnal kesehatan, JAMA Internal Medicine, meneliti 68 orang yang melakukan perjalanan ziarah ke sebuah kuil di kota pelabuhan Ningbo, Provinsi Zhengjiang (China) pada 19 Januari 2020.


Peserta ziarah ini menggunakan dua bus ber-AC dengan jendela tertutup. Pada salah satu bus terdapat pasien positif Covid-19 dan 24 penumpang di bus yang sama terpapar Covid-19. Pejabat kesehatan Zhejiang mencurigai mereka tertular selama perjalanan pulang pergi yang berlangsung selama 100 menit.

Para ilmuwan menemukan mereka yang tertular Covid-19 tidak duduk di bus dekat dengan pasien. Mereka yang duduk dekat dengan pasien malah tidak memiliki risiko tinggi penularan signifikan dibandingkan dengan mereka yang duduk jauh dari pasien, seperti dihimpun dari Nikkei Asia Review.

Dari kasus ini kemudian disimpulkan adanya penularan Covid-19 melalui udara, tak hanya melalui droplet yang keluar ketika batuk, bersin atau berbicara saat pasien Covid-19 melakukan kontak dekat dengan seseorang.

"Temuan kami memberikan dukungan yang kuat untuk mengenakan penutup wajah di lingkungan tertutup dengan ventilasi yang baru," tulis riset tersebut.

[Gambas:Video CNBC]




[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading