Ketika Ahli Kesehatan Bingung Prediksi Puncak Corona di RI

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
22 September 2020 06:49
Penumpang KRL di Stasiun Manggarai (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi virus corona Covid-19 di Indonesia masih belum bisa dikendalikan. Saat ini Indonesia masih berada dalam gelombang pertama penularan virus ini dan ahli epidemi bingung memprediksi puncak corona di Indonesia.

Dalam dua pekan terakhir kasus corona meningkat signifikan. Ada 3.000 hingga 4.000 per tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Namun ini masih belum menjadi puncak pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Puncaknya belum. Kalau sudah di atas puncak, mungkin landai dulu nggak naik-naik bertahan. Tapi (ini) naik terus, lagi mendaki puncak," kata Pengamat Epidemi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono kepada CNBC Indonesia, seperti dikutip Selasa (22/9/2020).


Pandu Riono bahkan tak bisa memprediksi kapan puncak dari kasus di Indonesia akan terjadi. Pasalnya, semua ini tergantung dengan penanganan dan bagaimana target yang dibidik oleh pemerintah.

"Targetnya kan pak Jokowi, bukan pemerintah. Target harus dihitung dengan baik. Harus diterjemahkan dalam aktivitas operasional program," ujarnya lagi.

Meski pada akhirnya bisa diprediksi dengan hitungan matematis, namun nyatanya hal itu tak mudah dilakukan. Sebab, kasus Covid-19 di Indonesia disebutnya sebagai perjalanan gelombang pertama yang tanpa akhir.


"Mungkin (puncaknya) bulan depan, tapi bisa jadi Desember," katanya.


Kemarin (21/9/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 4.176 kasus baru. Ini merupakan rekor tertinggi dalam penambahan kasus baru dalam sehari, memecahkan rekor sebelumnya 4.168 kasus yang tercipta 2 hari lalu.

Penemuan kasus baru tersebut merupakan hasil uji tes Covid-19 terhadap 27.525 spesimen yang selesai hari ini. Secara akumulasi terdapat 248.852 kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Pada hari yang sama terdapat 3.470 kasus kesembuhan sehingga totalnya menembus 180.797 orang. Sementara kasus kematian pada hari ini bertambah 124 orang sehingga totalnya menjadi 9.677 orang.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading