Mampukah Harmony OS Menggantikan Android & iOS di Ponsel?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
14 September 2020 13:07
In this Oct. 31, 2019, photo, attendees walk past a display for 5G services from Chinese technology firm Huawei at the PT Expo in Beijing. Chinese tech giant Huawei is asking a U.S. federal court to throw out a rule that bars rural phone carriers from using government money to purchase its equipment on security grounds, announced Thursday, Dec. 5, 2019. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Huawei telah resmi memperkenalkan sistem operasi Harmony OS 2.0 ke publik pada akhir pekan lalu. Sistem operasi ini akan menjadi penantang Google Android dan Apple iOS.

OS versi beta dari Harmony OS 2.0 SDK telah tersedia bagi para developer. Operasi sistem ini bisa digunakan, Smartwatches,mobil tanpa otonom, dan smart TV. Untuk Smartphone akan tersedia pada Desember 2020.

CEO Consumer Business Huawei Richard Yu mengatakan Harmony OS memiliki kemampuan adaptasi yang bagus di mana pengembangan tak perlu lagi membuat satu aplikasi untuk beberapa perangkat.


"Kamu membutuhkan OS yang mendukung semua skenario, yang dapat digunakan lintas platform dan perangkat, yang dapat memenuhi permintaan konsumen dengan latensi yang rendah dan keamanan tinggi," ujar Richard Yu, seperti dikutip dari Pocket-lint, Senin (14/9/2020).

Selain itu, Huawei juga memperkenalkan proyek OpenHarmony yang mendukung perangkat dengan RAM 128 KB hingga 128 MB dan berencana akan diperluas ke perangkat yang memiliki RAM 4 GB pada April 2021.

Peluncurkan Harmony OS untuk ponsel dan perangkat lainnya adalah rencana B (Plan B) Huawei setelah Android tak lagi memberikan lisensi pada ponsel Huawei. Kini ponsel Huawei tak bisa lagi menjalankan aplikasi Google Play Store, Gmail, Maps hingga YouTube.


(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading